Sistem informasi manajemen rumah sakit (SIMRS) bukan satu aplikasi tunggal, melainkan gabungan modul yang saling terhubung. Dokter menulis order, farmasi menyiapkan obat, laboratorium dan radiologi mengerjakan pemeriksaan, lalu hasilnya kembali ke rekam medis dan berujung pada penagihan.
Artikel ini menjelaskan fungsi modul-modul inti SIMRS, bagaimana data mengalir di antara mereka, dan standar terminologi yang dipakai saat data dikirim ke SATUSEHAT.
Baca Juga: Pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit Berbasis Web
Modul Apa Saja yang Ada di SIMRS?
Permenkes Nomor 82 Tahun 2013 tentang SIMRS, yang kini telah dicabut oleh Permenkes Nomor 6 Tahun 2026, mencantumkan contoh modul seperti pendaftaran, pembayaran, laboratorium, radiologi, rawat inap, kamar operasi, IGD, gudang, logistik, apotek, rekam medis, gizi, dan JKN. Daftar itu bersifat contoh dan bukan modul minimum wajib. Karena itu, ragam modul yang tersedia tetap berbeda antar vendor, dan Anda perlu menyesuaikannya dengan layanan rumah sakit Anda.
Empat modul di bawah ini paling sering saling terhubung dan paling berpengaruh pada kualitas pelayanan.
Modul Farmasi
Modul farmasi mengelola resep dari dokter, penyiapan dan penyerahan obat, serta persediaan di gudang atau apotek. Resep digital yang langsung terhubung ke farmasi mengurangi risiko salah baca tulisan tangan. Pada SATUSEHAT, data obat diidentifikasi dengan kode KFA (Kamus Farmasi dan Alat Kesehatan), dan alurnya memakai resource FHIR seperti Medication, MedicationRequest, MedicationDispense, dan MedicationAdministration.
Modul Laboratorium
Modul laboratorium (sering disebut LIS) menerima order pemeriksaan, mencatat spesimen, dan mengembalikan hasil ke rekam medis. Standar penamaan pemeriksaan pada SATUSEHAT adalah LOINC. Resource FHIR yang terlibat antara lain ServiceRequest, Specimen, Observation, dan DiagnosticReport.
Modul Radiologi
Modul radiologi mengelola order pemeriksaan pencitraan, jadwal, dan hasil bacaan. Gambar medis umumnya bertukar dalam format DICOM, dan untuk SATUSEHAT gambar dikirim melalui DICOM Router ke repositori pencitraan nasional. Resource FHIR yang terlibat mencakup ServiceRequest, ImagingStudy, Observation, dan DiagnosticReport.
Modul Rawat Inap
Modul rawat inap mencakup penempatan pasien di kamar dan tempat tidur, pencatatan perawatan harian, order dari dokter dan perawat, hingga pemulangan. Pada SATUSEHAT, kunjungan dicatat sebagai Encounter yang menunjuk ke Location, yang menyertakan ruang, kamar, dan kelas perawatan.
Butuh solusi digital untuk bisnis Anda?
Alur Data Antar Modul
Alur umum berikut adalah gambaran yang lazim, bukan alur wajib satu regulasi tertentu:
- Pasien didaftarkan dan kunjungan atau rawat inap dibuka.
- Dokter memeriksa dan membuat order: resep, pemeriksaan laboratorium, atau pencitraan.
- Order diteruskan ke unit terkait (farmasi, laboratorium, radiologi).
- Hasil dan pemberian obat kembali dicatat di rekam medis pasien.
- Seluruh tindakan dan layanan dikumpulkan ke billing untuk penagihan.
Keunggulan utama modul yang terintegrasi adalah data ditulis sekali dan tersedia di semua titik layanan tanpa dientri ulang. Ini sejalan dengan prinsip rekam medis elektronik yang terpusat.

Manfaat dan Batasannya
Sebuah meta-analisis tentang computerized physician order entry (CPOE) yang terbit di jurnal Systematic Reviews pada 2014 melaporkan risiko relatif gabungan 0,47 untuk kejadian obat merugikan yang dapat dicegah dan 0,46 untuk kesalahan pengobatan dibandingkan dengan sistem kertas. Studi yang sama juga mencatat bahwa CPOE dapat menimbulkan jenis kesalahan baru, sehingga desain alur kerja dan pelatihan tetap penting. Tinjauan literatur di Indonesia melaporkan bahwa resep elektronik mengurangi kesalahan penulisan dan pemberian resep, meski tidak signifikan pada beberapa kategori.
Integrasi dengan SATUSEHAT
Agar data antar modul dapat dikirim ke SATUSEHAT, SIMRS perlu memetakan data ke terminologi standar: ICD-10 untuk diagnosis, LOINC untuk laboratorium, SNOMED-CT untuk istilah klinis, dan KFA untuk obat. Baca panduan lengkapnya di artikel integrasi SIMRS dengan BPJS dan SATUSEHAT. Untuk memilih SIMRS yang tepat, gunakan checklist memilih vendor SIMRS.
Sekawan Media mengembangkan aplikasi rumah sakit (SIMRS) yang modulnya dapat disesuaikan dengan layanan rumah sakit Anda. Hubungi tim kami untuk diskusi kebutuhan.
Kesimpulan
Modul farmasi, laboratorium, radiologi, dan rawat inap adalah tulang punggung pelayanan di SIMRS. Nilainya terletak pada integrasi: order dan hasil mengalir tanpa input ganda, dan data siap dikirim ke platform nasional bila terminologinya dipetakan dengan benar.
FAQ
Apa saja modul utama SIMRS?
Modul yang lazim mencakup pendaftaran, rawat jalan, rawat inap, IGD, farmasi, laboratorium, radiologi, rekam medis, gizi, dan billing. Ragam modul berbeda antar vendor.
Apa standar terminologi yang dipakai untuk laboratorium dan obat di SATUSEHAT?
Pemeriksaan laboratorium memakai LOINC, sedangkan obat dan alat kesehatan memakai kode KFA (Kamus Farmasi dan Alat Kesehatan). Diagnosis memakai ICD-10 dan istilah klinis memakai SNOMED-CT.
Bagaimana gambar radiologi dikirim ke SATUSEHAT?
Gambar dalam format DICOM dikirim melalui DICOM Router ke repositori data pencitraan nasional, sementara data pemeriksaannya memakai resource seperti ImagingStudy dan DiagnosticReport.
Apa manfaat integrasi antar modul SIMRS?
Data ditulis sekali dan tersedia di semua unit tanpa dientri ulang, sehingga mengurangi kesalahan input, mempercepat pelayanan, dan memudahkan penagihan.
Apakah Permenkes 82 Tahun 2013 masih berlaku?
Tidak. Permenkes Nomor 6 Tahun 2026 tentang Rumah Sakit telah mencabutnya. Periksa selalu regulasi terbaru di JDIH Kemenkes.
Topik Populer
- Web Development74
- Back End Development50
- Full Stack Development43
- Kewirausahaan41
- Pengembangan Karir38
- Network Architecture28
- Online Marketing28
- HRIS & Manajemen SDM26
- Aplikasi Custom26
- Jaringan Komputer26
- Network Security25
- Manajemen Proyek24
- Front End Development22
- Network Infrastructure20
- Fleet Management19
- Audit19
Punya kebutuhan aplikasi, website, atau sistem untuk bisnis Anda?
Sekawan Media menyediakan layanan pengembangan aplikasi, website, sistem informasi, hingga infrastruktur IT - dari pemetaan kebutuhan sampai implementasi. Ceritakan kebutuhan Anda, tim kami akan bantu mencarikan solusinya.