Generative AI: Fokus Utama, Contoh Tools, dan Manfaatnya untuk Bisnis

Daftar Isi
Daftar Isi
Generative AI (Artificial Intelligence) menjadi salah satu teknologi yang saat ini banyak diandalkan untuk mengotomatisasi berbagai pekerjaan. Master of Code melaporkan bahwa 88% organisasi sekarang menggunakan AI setidaknya untuk satu fungsi bisnis dan 72% secara khusus menggunakan AI Generatif. 

Hal ini menunjukkan bahwa AI telah menjadi bagian integral dari strategi operasional perusahaan modern. AI bukan sekadar alat pendukung, tetapi penggerak utama untuk meningkatkan efisiensi kerja dan daya saing bisnis.

Apa itu Generative AI?

Generative AI adalah salah satu jenis AI yang memiliki kemampuan dalam pembuatan konten dan ide baru. Mulai dari cerita, percakapan, gambar, video, audio, hingga musik. Jenis AI ini dapat mempelajari bahasa manusia, pemrograman, seni, kimia, biologi, hingga materi yang kompleks untuk menciptakan sesuatu yang baru dan relevan.

Kemampuannya yang besar dalam menghasilkan karya, memungkinkan jenis AI ini relevan digunakan di berbagai bidang. Misalnya, di bidang marketing digital, generative AI dapat membantu membuat konten promosi hingga analisis sentimen dari data media sosial.

Kendati demikian, dalam penggunaannya jenis AI ini juga seringkali membawa beberapa tantangan, seperti bias, akurasi, dan potensi penyalahgunaan. Oleh karena itu, penting bagi pengguna memanfaatkannya dengan bijak, memperhatikan etika, dan keamanannya agar hasil yang diberikan tidak menimbulkan dampak negatif bagi individu maupun organisasi.

Apa Fokus Utama dari Generative AI?

  • Menciptakan data atau konten baru – selain analisis data, jenis AI ini dapat menghasilkan teks, gambar, musik, audio, hingga video berdasarkan apa yang dipelajari dari data sebelumnya.
  • Mempelajari pola dan struktur data – AI Generatif bekerja dengan memahami struktur secara mendalam dari data besar. Setelah itu, teknologi ini menganalisis hubungan dan pola kompleks di dalamnya, sehingga dapat memberikan output yang relevan seperti buatan manusia.
  • Beradaptasi dan terus belajar – AI Generatif tidak hanya mempelajari data yang diberikan pengguna pada saat mereka menggunakan, tetapi mempelajarinya secara berkelanjutan. Semakin banyak data dan feedback yang diterima, semakin baik dan halus hasil yang diberikan.
  • Mendukung kreativitas dan inovasi – jenis AI ini tidak mengambil alih pekerjaan manusia, melainkan 
  • Meningkatkan efisiensi kerja dan personalisasi – seperti rekomendasi produk, konten pemasaran, hingga materi pembelajaran yang dapat disesuaikan dengan pengguna dan selesai dalam waktu singkat.

Perbedaan AI dan Generative AI

Artificial Intelligence (AI)Generative AI
Cakupan Lebih luas atau payung besar.Spesifik – sub bidang AI.
Fungsi Asisten pintar, chatbots, hingga generator gambar.Penghasil konten dan ide, baik dalam bentuk percakapan, gambar, video, hingga musik.
TeknikMenggunakan algoritma dan sistem yang telah ditentukan.Menggunakan teknik Generative adversarial Networks (GANs) dan Generative Pre-trained Transformed (GPT)
Output Prediksi atau informasi berdasarkan data yang ada.Konten baru dan unik berdasarkan pola-pola yang dipelajari.
Use caseDapat digunakan di berbagai bidang, seperti chatbot tutor virtual, prediksi kerusakan mesin, hingga layanan pelangganCenderung digunakan dalam bidang kreatif, produksi teks atau bahasa, asisten virtual, hingga pembuatan konten.

Contoh Tools Generative AI yang Populer

Seiring dengan penggunaannya yang meningkat, AI Generatif kini semakin mudah ditemukan. Berikut beberapa contoh yang mungkin pernah Anda gunakan.

Google Bard

Google Bard adalah chatbot AI Generatif Google yang terintegrasi dengan produk-produk Google, seperti Google Lens dan Gmail. Berdasarkan fungsinya, jenis AI ini dapat membuat ringkasan hingga konten dalam berbagai bentuk. 

Fitur-fitur:

  • Menghasilkan beragam format teks – seperti PDF, Word, dan HTML. Jenis Generative AI ini juga mampu merangkum file HTML, sehingga dapat menyederhanakan artikel panjang dan rumit.
  • Memahami, menganalisis, dan memberikan respons terhadap gambar – pengguna bisa mendapat informasi detail dari gambar, seperti objek, teks, atau elemen visual lainnya.
  • Image Generator dengan Adobe Firefly – memungkinkan pengguna membuat visual kreatif dengan deskripsi teks.
  • Integrasi dengan layanan Google – seperti Google Document, Spreadsheet, Maps, dan lain-lain.
  • Multi bahasa – Google Bard mendukung lebih dari 40 bahasa, termasuk bahasa Indonesia. Dengan demikian, pengguna bisa berinteraksi dengan mudah dan nyaman.

ChatGPT

Chatbot AI Generatif yang dikembangan OpenAI – dapat digunakan untuk berinteraksi dan menghasilkan konten, seperti ringkasan teks, artikel, saran, dan lain sebagainya. Jenis AI Generatif bekerja dengan transformatif generatif yang telah dilatih sebelumnya, sehingga dapat memberikan hasil yang relevan.

Fitur-fitur:

  • Pembuat konten – berbentuk email, draf artikel, skrip podcast & video, postingan media sosial, dan lain sebagainya.
  • Peringkasan – memungkinkan pengguna meringkas laporan maupun artikel panjang dalam format yang diinginkan. Fitur ini dilengkapi dengan penjelasan sederhana terkait topik yang kompleks jika pengguna menginginkannya.
  • Pencarian web – menyajikan hasil pencarian dan bentuk teks maupun audio.
  • Perencanaan bisnis – dapat melakukan analisis bisnis, riset pasar, membuat rencana bisnis hingga laporan yang diminta pengguna.
  • Penerjemah bahasa – fitur penerjemah bahasa untuk lebih dari 80 bahasa di dunia.

Gemini

Gemini merupakan produk evolusi dari Google Bard. produk AI ini menggunakan pemrosesan bahasa tingkat lanjut untuk menjalankan tugasnya. Mulai dari membuat konten, mengembangkan rumus dan skrip pengkodean, hingga menjawab permintaan teks yang berbeda.

  • Multimoda – fitur yang memungkinkan Gemini memproses informasi dari berbagai modalitas, seperti gambar, audio, video, maupun kode pemrograman. 
  • Pemulihan informasi tingkat lanjut – Gemini AI mampu memahami konteks hingga verifikasi fakta, sehingga dapat membantu penelitian dan pengambilan informasi.
  • Kemampuan kreatif dan ekspresif – fitur yang mampu menghasilkan draft cerita hingga menerjemahkan bahasa.
  • Reason & explanation – fitur yang memungkinkan Gemini memahami informasi rumit. Misalnya, debugging kode, menjawab pertanyaan rumit, dan menjelaskan konsep ilmiah.
  • Technical Prowess – Gemini dapat dijalankan dalam berbagai teknologi dan pengembangan perangkat lunak.

Microsoft Copilot Studio

Alat Generative AI lainnya adalah Microsoft Copilot Studio, platform low-code yang memungkinkan pengguna merancang asisten AI yang cerdas dan terhubung untuk karyawan dan pelanggan. Teknologi ini juga dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan data pengguna.

  • Pembuatan AI low-code & Generative – fitur yang memungkinkan pengguna membangun percakapan agen tanpa keahlian teknis khusus.
  • Kustomisasi Copilot M365 – jawaban lebih relevan, karena Microsoft 365 Copilot dapat disesuaikan dengan data internal perusahaan, seperti sistem CRM, dokumen, atau SharePoint.
  • Otomatisasi UI – agen dapat berinteraksi langsung dengan antarmuka perangkat lunak dan aplikasi lama tanpa API.
  • Alur kerja multi-agent – fitur yang mampu membuat beberapa agen berkolaborasi untuk menyelesaikan tugas-tugas rumit.
  • Multimodal dan suara – fitur yang dapat memproses gambar, merespon perintah suara, dan terintegrasi dengan sistem Interactive Voice Response (IVR) modern.

Manfaat Generative AI untuk Bisnis

1. Mempercepat Penelitian dan Pembuatan Konten

Seiring dengan peningkatannya yang semakin canggih, AI Generatif menjadi alat yang mempercepat penelitian. Mulai dari menemukan tren dan pola baru, meringkas, menguraikan beberapa jalur solusi, hingga bertukar pikiran.

Selain itu, AI Generatif juga mempermudah pembuatan konten, seperti membuat desain, artikel, hingga menghasilkan ide-ide kreatif.

2. Meningkatkan Pengalaman Pengguna

Alat ini mampu memberikan respon alami layaknya percakapan manusia. Anda dapat berinteraksi dengannya melalui chatbot, bot suara, maupun menggunakannya sebagai asisten virtual. Dengan demikian, penggunaannya dapat dipersonalisasi.

3. Mengoptimalkan Proses Bisnis

Selain itu, Generative AI juga membantu mengoptimalkan proses bisnis. Mulai dari meringkas dan mengekstrak data dari berbagai sumber, mengevaluasi dan mengoptimalkan pengurangan biaya di berbagai bidang, hingga menghasilkan data sintetis untuk membuat data berlabel.

4. Meningkatkan Produktivitas

AI Generatif bukanlah pengganti manusia, melainkan alat yang dapat menangani detail teknis (dengan pengawasan). Dengan begitu, energi Anda dapat difokuskan untuk merancang strategi, ide utama, hingga mengambil keputusan. Semua tugas tertangani dan lebih hemat waktu.

5. Mengurangi Human Error 

Human error seringkali terjadi karena pengerjaan tugas yang sama secara berulang. Sistem AI Generatif yang secara otomatis mampu menciptakan kode, dokumentasi, dan alur kerja dapat menjadi alat yang andal untuk menanggulangi hal ini.

Penutup

Penggunaannya yang semakin masif dan memberikan banyak manfaat, memungkinkan Generative AI menjadi alat yang kini penting dipertimbangkan oleh berbagai lini bisnis. Tidak hanya digunakan sendiri-sendiri, tetapi juga dapat diintegrasikan ke dalam aplikasi maupun web yang dirancang sesuai kebutuhan bisnis.

Kolaborasi ini memungkinkan otomatisasi layanan pelanggan, personalisasi konten, hingga analisis data real-time langsung terhubung dengan operasional bisnis. Dengan demikian, karyawan tidak perlu melakukan tugas-tugas tersebut secara manual. Ingin mulai membangun aplikasi atau website berbasis AI? Gunakan layanan Sekawan Media dan hubungi tim profesional kami untuk mendiskusikan kebutuhan Anda.

Copied To Clipboard

Bagikan Ke: