You are here:

Jenis Aplikasi Berbasis Web Beserta Contoh Penerapannya

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
aplikasi berbasis web
Aplikasi berbasis web mulai populer seiring dengan jumlah pengguna internet aktif di seluruh dunia. Selain mudah untuk diakses perangkat website juga tidak membutuhkan sumber daya yang besar dari sisi perangkat keras atau lunak. Dari setiap kalangan -pun dapat menggunakan sebuah aplikasi website. Pada artikel kali ini, kami akan membahas lebih dalam mengenai aplikasi berbasis web, serta keunggulan yang dimilikinya daripada aplikasi berbasis desktop. Karena saat ini, perangkat desktop sudah mulai tergantikan dengan posisi website yang lebih ramah pengguna dan lebih dikenal masyarakat luas. Sehingga banyak bermunculan web programmer dan startup baru di bidang software house untuk pengembangan website. 

Pengertian Aplikasi Berbasis Web (Web Based Application)

Aplikasi berbasis web adalah aplikasi yang dikembangkan menggunakan bahasa HTML, PHP, CSS, JS yang membutuhkan web server dan browser untuk menjalankannya seperti Chrome, Firefox atau Opera. Aplikasi Web dapat berjalan pada jaringan internet maupun intranet (Jaringan LAN), Data terpusat dan kemudahan dalam akses adalah ciri utama yang membuat Aplikasi Web lebih banyak diminati dan lebih mudah diimplementasikan pada berbagai bidang kehidupan.

Jenis – Jenis Aplikasi Berbasis Web

Setelah mengetahui mengenai pengertiannya, selanjutnya masuk pada pembahasan terkait jenis – jenis aplikasi yang menggunakan perangkat website.

      1. Web Media Sosial

Website juga dapat dimanfaatkan untuk sarana komunikasi dalam bentuk percakapan online yang dapat dilakukan oleh setiap orang secara cepat dan real-time. Atau, biasa disebut dengan media sosial. Contohnya adalah Facebook, Twitter, Instagram, dll.
Baca juga: Pengaruh Penggunaan Media Sosial dan Manfaat untuk Bisnis

      2. Web Berbasis Sistem Informasi

Website juga digunakan untuk sarana membantu aktivitas usaha dan pekerjaan manusia. Sehingga proses pekerjaan yang dilakukan dapat tersistem, terpusat, dan termonitoring dengan baik menggunakan aplikasi. Saat ini dikenal dengan sistem informasi. Sistem informasi sendiri memiliki beberapa jenis, disesuaikan dengan kebutuhan dari bidang kerja masing – masing. Contohnya adalah sistem informasi koperasi, SIAKAD (Sistem Informasi Akademik), Fleet Management System, Hospital Management, dan masih banyak lagi SI yang lain.

      3. Web Jual Beli dan Bisnis

Kemudian, website juga dapat digunakan untuk sarana transaksi jual beli secara online. Saat ini disebut dengan e-commerce. Dengan menggunakan e-commerce segala kebutuhan anda terkait produk barang atau jasa dapat diproses hanya dengan menggunakan aplikasi web.   Contoh aplikasi yang banyak digunakan di Indonesia adalah Tokopedia, Shopee, Bukalapak, dan platform e-commerce lainnya. Anda dapat memilih berbagai produk mulai dari yang baru, bekas, harga murah hingga termahal dapat anda dapatkan melalui aplikasi. 
Baca juga: Kenali Apa Itu Marketplace Beserta Jenis dan Contoh Penerapannya

      4. Web Pencarian

Web pencarian biasa disebut dengan Search Engine. Tentunya, anda hampir setiap hari selalu mengakses yang namanya mesin pencari seperti Google, Yahoo, Youtube, dll. Mesin pencari dapat melakukan berbagai pencarian informasi secara cepat dan akurat.

      5. Web Informasi dan Berita

Dari aplikasi berbasis website juga dapat menampilkan informasi dan berita teraktual dan terkini dari seluruh dunia. Contoh web berita di Indonesia adalah Detik.com, Kompas.com, Tribunnews, dll. 

      6. Aplikasi Web Server

Definisi dari aplikasi web server adalah sebuah perangkat aplikasi, dimana anda dapat menerima request (permintaan) dan juga bisa mengirim respon atau tanggapan dalam protokol HTTP (Hypertext Transfer Protocol). Di dalam proses implementasinya, tentu saja sudah terprogram dengan bantuan bahasa pemrograman server-side atau lebih dikenal dengan istilah back end. Untuk jenis aplikasi web server dikembangkan oleh user yang ingin membangun sebuah client / server pada sebuah website, khususnya di kalangan IT development. Contoh dari jenis ini adalah Apache HTTP Web Server, Nginx, XAMPP, Apache Tomcat, Lighttpd, LAMP, WAMP, MAMP, dan masih banyak contoh yang lain lagi. 
Baca juga: 11 Bahasa Pemrograman Web Terbaik untuk Pemula

      7. Aplikasi Web Browser

Apa itu aplikasi web browser? Jika dilihat dari segi istilah, aplikasi web browser adalah sebuah perangkat lunak (software) yang dipergunakan untuk membuka dan menjalankan halaman atau situs website. Contoh dari web browser yang saat ini banyak digunakan adalah Google Chrome, Mozilla Firefox, Microsoft Edge, Safari, Baidu, Opera, Vivaldi, Torch, Maxthon, UC Browser, dan masih banyak lagi contoh browser yang lainnya.

Contoh Aplikasi Berbasis Web

Contoh aplikasi web yang digunakan saat ini berjumlah sangat banyak dan hampir setiap bidang pekerjaan selalu memanfaatkan sebuah website. Berikut merupakan beberapa contoh terkait dengan aplikasi berbasis website.
  • Website Amazon

Amazon merupakan situs transaksi jual beli terbesar di dunia. Amazon menawarkan banyak sekali produk, kategori, jenis barang dengan harga yang bervariatif. Untuk metode pembayaran yang digunakan menggunakan mata uang Dollar.  Website milik Amazon tentu memiliki penyimpanan atau database yang sangat besar untuk menampung berbagai jenis dan tipe data yang masuk setiap harinya. Perlu adanya penanganan khusus terkait pengelolaan web server dan aplikasi yang digunakan.
  • Gmail

Gmail (Google Mail) merupakan aplikasi buatan dari Google untuk membuat akun email, membuat, mengirim, menerima, atau membuat akun sosial media. Gmail saat ini banyak digunakan dan menggantikan posisi Yahoo yang hampir ditinggalkan. 
  • Website Instansi Pemerintahan

Instansi pemerintahan juga memiliki banyak situs dan laman website yang digunakan sebagai sarana untuk sosialisasi, pengarahan, dan penyampaian informasi secara cepat, tepat, dan akurat. Contohnya adalah website Kemdikbud, Kemenkes, dll.
Baca Juga: Progressive Web App: Pengertian, Alasan, Cara Kerja, dan Komponen

Kelebihan dan kekurangan dari Aplikasi Berbasis Web

Website juga memiliki kekurangan dan kelebihan, berikut merupakan penjelasan mengenai kedua hal tersebut.

Kelebihan:

  1. Dapat diakses melalui berbagai perangkat seperti perangkat mobile, desktop, dan tablet. 
  2. Tidak membutuhkan spesifikasi yang besar untuk menjalankan sebuah website.
  3. Tidak memerlukan lisensi terkait dengan penggunaan website.
  4. Dapat dijalankan pada berbagai sistem operasi (OS) seperti Windows, Linux, Mac, dll.
  5. Dapat ditampilkan dan dilihat kapanpun dan dimanapun, asalkan terhubung dengan jaringan internet yang stabil.

Kelemahan:

  1. Membutuhkan jaringan internet yang baik dan stabil agar website yang digunakan dapat terkoneksi dan ditampilkan dengan baik.
  2. Membutuhkan sistem keamanan jaringan yang baik, dari sisi server, browser, dan client. Karena website sangat rentan untuk dimasukkan berbagai virus, trash, malware yang berasal dari internet. Dan yang lebih berbahaya lagi adalah sebuah situs dapat diretas oleh hacker apabila tidak ada keamanan sistem yang baik.

Komparasi Antara Web vs Desktop

Berikut ini merupakan hasil komparasi antara aplikasi berbasis web dengan desktop.

Aplikasi Berbasis Desktop  (Desktop Based Application)

Aplikasi berbasis desktop merupakan suatu aplikasi yang mampu beroperasi secara offline, tetapi, harus menginstall -nya terlebih dahulu pada laptop atau komputer. Sebagian besar aplikasi Berbasisi Desktop (Standalone) dikembangkan dari bahasa C ++, VB, JAVA dll.  Aplikasi Berbasis Desktop lebih banyak diinstall secara standalone, walaupun Aplikasi Berbasis Desktop telah mendukung proses sentralisasi data. Akan tetapi, untuk proses instalasi Aplikasi Berbasis Desktop harus dilakukan secara mandiri. untuk hasil komparasi dari Aplikasi Berbasis Web & Aplikasi Berbasis Desktop dapat dilihat dalam tabel berikut ini :
 Aspek Analisa Aplikasi Berbasis Desktop Aplikasi Berbasisi Web
 Grafis  Tingkat grafis ditentukan oleh kebutuhan grafis aplikasi desktop tersebut. Butuh spesifikasi yang tinggi. Grafis yang digunakan tidak begitu tinggi.
Dukungan Sistem Operasi Tidak semua aplikasi desktop dapat berjalan di semua Sistem Operasi. Dapat berjalan disemua Sistem Operasi, yang terpenting adalah jalur koneksi jaringan baik internet maupun intranet
Penggunaan Jaringan  Tidak terlalu membutuhkan jaringan karena sistem tertanam secara mandiri pada setiap komputer Sangat membutuhkan jaringan karena data tersimpan pada server
Sentralisasi Data Data tersimpan pada setiap komputer Data tersimpan pada server
Popularitas  Aplikasi Berbasisi Desktop banyak digunakan sebelum adanya smartphone, namun sekarang popularitasnya mulai meredup.  Aplikasi Berbasis Web untuk saat ini lebih banyak digunakan
 Lisensi  Kebanyakan Aplikasi Berbasis Desktop dikembangkan dari bahasa pemrograman yang memerlukan lisensi untuk menggunakannya  Aplikasi Berbasis Web dikembangkan pada bahasa pemrograman sumber terbuka (Open source)

Kesimpulan

  • Aplikasi berbasis web adalah aplikasi yang dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman yang berjalan dari sisi client dan membutuhkan web server, serta browser untuk menjalankannya.
  • Aplikasi web juga memiliki beberapa jenis, contoh, kelebihan dan kekurangan. Keunggulan utama aplikasi berbasis website daripada aplikasi berbasis desktop adalah dari sisi penggunaan, spesifikasi, fitur, dan user friendly.
Sekawan Media menawarkan jasa pembuatan aplikasi di Malang sebagai solusi kebutuhan bisnis anda.

Artikel Lainnya

Go to Top
scroll-top