You are here:

7 Cara Membuat Startup Digital dan Tips untuk mengembangkannya

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
cara membuat startup

Banyak cara membuat startup atau perusahaan rintisan yang bergerak di bidang digital. Namun, banyak juga yang mengalami kegagalan dan tidak dapat melanjutkan bisnis tersebut diakibatkan oleh beberapa faktor. Salah satu faktor kegagalan tersebut adalah karena startup yang dibuat tidak dapat mengikuti perkembangan era digitalisasi saat ini.

Perlu melakukan banyak hal untuk mengembangkan sebuah startup, yang merupakan perusahaan yang baru dan masih belum terjamin konsistensinya dalam dunia bisnis. Oleh karena itu, kami akan membahas beberapa cara membuat startup digital sukses dan dapat bersaing dengan kompetitor lain serta memiliki produk atau jasa yang relevan dengan perkembangan zaman.

Apa itu Startup?

Sebelumnya, bagi anda yang masih belum mengetahui apa itu startup disini, kami akan menjelaskannya terlebih dahulu. Startup adalah perusahaan rintisan yang baru beroperasi dan mendirikan sebuah usaha atau bisnis. Banyak startup bergerak di bidang digital dan E – Commerce. 

Contoh startup besar dalam bidang transportasi adalah Gojek, dan Grab. Kemudian, dalam bidang E – Commerce meliputi Tokopedia, dan Bukalapak. Serta bergerak dalam bidang pariwisata dan perhotelan, yaitu Traveloka. Untuk bidang teknologi informasi, banyak startup yang bergerak di bidang pengembangan perangkat lunak atau sering disebut Software House.

7 cara membuat Startup yang Sukses

Kami memberikan 7 cara membuat startup agar dapat berkembang dan meningkatkan value dan kredibilitas perusahaan rintisan tersebut. Bagi anda yang masih pemula dan ingin membuat startup sendiri, maka anda harus mempertimbangkan segala hal sebelum terjun dalam dunia digital. 

1. Menemukan ide potensial

Langkah pertama, anda harus menentukan sebuah ide yang menurut pemikiran anda sangat potensial dan relevan dengan perkembangan teknologi yang ada. Kemudian, anda juga harus memastikan bahwa ide tersebut juga sesuai dengan kebutuhan konsumen dan menjawab setiap permasalahan yang ada.

Misalnya saja, saat ini banyak orang mencari jasa pembuatan website dan mendukung mobile version. Tentu jika anda memiliki sebuah startup, dan developer dalam startup tersebut adalah web developer, secara tidak langsung juga mendapat tuntutan untuk belajar dan mengembangkan website tersebut agar dapat berjalan di sisi mobile. 

2. Membuat strategi bisnis

Setelah menentukan ide yang dirasa berpotensi untuk bersaing, selanjutnya adalah membuat strategi bisnis. Dalam menentukan strategi bisnis yang tepat, tentu harus mempersiapkan beberapa hal mulai dari kebutuhan bisnis, riset kompetitor, analisa kebutuhan sistem, dan lain – lain. 

Tujuan dari membuat strategi bisnis adalah supaya ide yang anda punya dapat dijalankan dan diimplementasikan dengan baik, serta memiliki workflow tepat. Yang terpenting disini, anda sudah menentukan target user yang cocok dan sesuai dengan ide yang anda miliki. 

3. Mencari orang yang “sepemikiran”

Melihat dari beberapa pengalaman yang ada saat ini, startup dapat berkembang dan bertahan lebih lama adalah startup yang dibentuk oleh 2 – 4 orang. Jadi, apabila anda mendirikan sendiri sebuah startup, maka anda perlu bekerja lebih keras dan lebih agar dapat bertahan di dunia industri. 

Apabila anda telah menemukan beberapa orang yang mau bekerja sama dengan anda, pastikan juga semua orang tersebut memiliki pemikiran dan tujuan sama. Karena, untuk ke depan, perusahaan yang baik tentu harus memiliki tujuan dan komitmen yang sama demi memajukan perusahaan tersebut. 

4. Membangun relasi

Selanjutnya, membangun sebuah relasi sangatlah penting untuk perusahaan yang baru berdiri. Relasi disini dapat diperoleh dari berbagai hal, terutama dari segi user atau konsumen. Semakin relasi yang dibangun baik dan luas, maka dapat berbanding lurus dengan kesuksesan startup tersebut. 

Relasi dapat dibangun dari berbagai macam hal. Pertama dari segi pekerjaan, ketika anda memimpin startup harus memberikan layanan berupa produk atau jasa dengan hasil maksimal. Kedua dari segi komunikasi, dengan membangun komunikasi yang baik dan transparan antara tim anda dengan konsumen. 

5. Mencari modal

Untuk cara ini, bersifat opsional dan disesuaikan dengan kebutuhan. Untuk membuat startup, tentunya anda harus memiliki modal agar dapat direalisasikan dengan baik. Akan tetapi, faktor utama yang harus dipegang teguh adalah komitmen dan memiliki dedikasi yang tinggi untuk membuat startup sendiri. 

Apabila anda memiliki modal cukup, akan tetapi niat anda hanya sedikit, dapat dipastikan perusahaan yang telah dibuat tidak dapat bertahan lama atau menjadi sia – sia saja. Perlu pemikiran matang agar tidak mengalami kerugian di kemudian hari. 

6. Berfokus pada tujuan

Setelah memiliki modal yang cukup, langkah berikutnya adalah mengembangkan produk dari startup yang telah dibuat. Fokus dengan tujuan perusahaan anda dan mulai jalin komunikasi yang baik dengan setiap tim atau departemen yang ada. Buatlah suasana senyaman mungkin, sehingga setiap tim dapat menjalankan pekerjaan dengan semaksimal mungkin. 

7. Manajemen offline dan online

Langkah terakhir adalah dengan mengontrol dan memanajemen setiap kepentingan perusahaan baik secara offline maupun online. Untuk offline sendiri, dapat diartikan dengan meningkatkan setiap kebutuhan mulai dari penyediaan sarana dan prasarana, serta fasilitas yang mendukung proses kerja. 

Teknologi dan media digital yang digunakan harus memenuhi kebutuhan dari setiap orang yang ada di kantor, sehingga dapat menunjang aktivitas kerja mereka. Kemudian, untuk keberadaan online sendiri lebih kepada produk atau jasa yang dimiliki oleh startup tersebut. Manajemen produk dapat berupa perbaikan dari segi fitur, kualitas, relevansi agar dapat bertransformasi dan menyesuaikan kebutuhan user. 

Banyak sekali software house yang bisa anda temukan di beberapa kota besar di Indonesia. Apabila anda ingin mencari software house di Kota Malang, PT Sekawan Media Informatika juga termasuk ke dalam startup yang telah berkembang dan bergerak di bidang software developer dan system integrator. 

Baca Juga: Mengenal Bisnis Startup: Perkembangan, Peluang, dan Ide

Tips mengembangkan startup digital

Kami akan menjelaskan beberapa tips untuk mengembangkan startup digital agar dapat bertahan bersaing dengan kompetitor lain. 

1. Membangun networking yang luas untuk meningkatkan brand perusahaan

Setelah anda sukses untuk membuat startup, hal yang harus diperhatikan adalah bagaimana agar perusahaan yang anda rintis dapat bertahan dan dapat berkembang lebih pesat lagi. Salah satu cara yang bisa anda gunakan adalah dengan membangun jaringan (networking) seluas – luasnya. 

Cara ini dapat anda lakukan dengan menggunakan berbagai media teknologi, seperti media sosial, iklan, website, email, dan masih banyak lagi. Tujuannya adalah untuk meningkatkan jumlah user yang akan berbanding lurus dengan meningkatnya brand perusahaan anda.

2. Meningkatkan kualitas dari produk yang dimiliki

Tips kedua yang dapat anda lakukan adalah dengan meningkatkan kualitas produk layanan yang anda miliki. Dengan meningkatkan kualitas produk atau jasa layanan yang anda miliki, maka tingkat kepercayaan dan kredibilitas startup anda akan meningkat. Apabila produk atau jasa yang anda miliki sudah dirasa bagus dari segi performa dan kualitas, maka anda juga bisa mengembangkan startup dengan membuat produk layanan baru. 

Misalnya saja, dalam sebuah software house, memiliki layanan untuk mengembangkan perangkat lunak berbasis web dan mobile. Akan tetapi, seiring berkembangnya zaman, performa dari suatu website juga perlu diperhatikan agar dapat menempati page rank no 1 di Search Engine (Google). Maka, perlu adanya tambahan tim yang memiliki spesialisasi di bidang SEO atau Search Engine Optimization.

Kesimpulan

  • Cara membuat startup harus memperhatikan beberapa hal penting agar dapat bersaing dengan kompetitor dari perusahaan lain. Hal yang perlu anda perhatikan adalah menemukan ide, membuat strategi bisnis, memiliki partner yang sepemikiran, membangun relasi, mencari modal, fokus pada tujuan, dan memperhatikan faktor offline dan online.
  • Untuk mengembangkan sebuah startup, mulai kembangkan networking anda dengan banyak klien memanfaatkan media digital. Kemudian, tingkatkan juga kualitas dari produk atau jasa yang anda kelola dan miliki. 

Kami menawarkan jasa pembuatan aplikasi terkait dengan pengembangan website, aplikasi mobile, dan aplikasi berbasis desktop.

Artikel Lainnya

Go to Top
scroll-top