Localhost adalah: Definisi, 4 Jenis dan Cara Melihatnya

Daftar Isi
Daftar Isi
Pernahkah Anda mendengar istilah Localhost? Mungkin, masih cukup asing di telinga kalian karena istilah ini akan terdengar ketika kita ingin membuat sebuah website.

Ya, localhost adalah server lokal yang digunakan untuk menyimpan dan mengelola data yang nantinya di tampilan pada website.

Sederhananya, nama server lokal ini merupakan istilah dalam pemrograman yang sangat penting dalam proses pembuatan website Anda. 

Sebab, keberadaannya dapat berfungsi untuk mengecek dan menguji situs dalam masa perkembangannya, sehingga server ini sangat penting bagi website.

Nah, jika Anda ingin membuat sebuah website, harus bisa memahami apa itu localhost beserta dengan fungsinya.

Kendati demikian, Anda tidak perlu khawatir karena kami akan memberikan pembahasannya secara lengkap di bawah ini!

Localhost Adalah: Pengertian Secara Umum

Ilustrasi jaringan localhost
Ilustrasi Localhost (Freepik.com)

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, jika localhost adalah server lokal pada sebuah website. Server ini bertugas untuk menampung semua kebutuhan data untuk program yang akan dijalankan, termasuk website.

Sebenarnya, localhost hanyalah sebutan bagi komputer yang Anda gunakan, tetapi dalam konteks yang spesifik, yakni di dunia IT.

Sebab, setiap komputer yang Anda gunakan pasti mempunyai server lokal yang nantinya bisa untuk membangun website secara offline.

Namun, website offline ini hanya bisa diakses oleh pemilik komputer itu sendiri yang tentunya orang lain tidak bisa mengaksesnya.

Cara akses server ini pada perangkat Anda cukup mudah, yakni hanya perlu mengetikkan http://localhost di aplikasi browser saja.

Kendati demikian, ada hal yang perlu Anda ketahui bahwa nama server lokal satu ini adalah nama domain dengan IP address 127.0.0.1 atau sering dikenal dengan sebutan loopback address.

Loopback address atau 12.0.0.1 adalah alamat IP yang nanti digunakan untuk mengakses localhost di perangkat komputer Anda.

Loopback IP 127.0.0.1 Pada Localhost

Sementara itu, Loopback address adalah alamat IP yang digunakan untuk mengakses server lokal sebuah komputer

Saat mengakses 127.0.0.1 melalui koneksi IPv4, pengguna akan diarahkan ke server lokalnya sendiri sehingga disebut loopback. Pengguna juga dapat memicunya melalui koneksi IPv6 dengan memasukkan :1.

Adapun tiga angka pertama, yaitu 127, memang berfungsi secara khusus untuk memicu loopback.

Fungsi Localhost

Setelah mengetahui apa itu localhost, maka saatnya Anda juga memahami apa saja fungsinyal pada perangkat komputer ini.

Nah, supaya Anda lebih paham mengenai fungsinya, berikut kami berikan penjelasannya.

1. Menjadi server offline

Tahukah Anda? Jika server lokal akan bekerja di satu perangkat saja dan tidak bisa diakses orang lain, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai server offline.

Perlu Anda pahami, jika mempunyai server offline adalah salah satu hal yang paling penting bagi seorang developer. Sebab, pihak developer bisa membuat website lebih leluasa menggunakan server tersebut.

2. Menguji kecepatan

Ilustrasi proses pengecekan kecepatan jaringan internet pada 5g
Ilustrasi Kecepatan Jaringan (Freepik.com)

Perlu Anda ketahui, jika salah satu tugas administrator jaringan adalah memastikan semua peralatan dan TCP/IP bisa berfungsi dengan baik.

Maka dari itu, Anda harus melakukan tes koneksi dan mengirimkan permintaan ping ke localhost. Caranya adalah dengan membuka command prompt dan masukkan “ping localhost”.

Jika hasilnya sudah muncul, maka Anda bisa melihat informasi mengenai performa jaringan, mulai jumlah paket data yang diterima, dikirim, atau hilang sekalipun.

3. Memblokir situs

Selanjutnya, fungsi localhost adalah untuk memblokir situs website yang tidak boleh diakses. Dalam hal ini, loopback address dapat membantu mengamankan browser dari situs yang berbahaya, seperti virus atau malware.

Caranya adalah dengan mengubah alamat IP website yang ingin Anda blokir dengan 127.0.0.1, sehingga nantinya ketika membuka website, secara otomatis akan diarahkan ke localhost.

Jenis Aplikasi Dengan Localhost

Perlu Anda ketahui, jika untuk bisa mengakses server lokal membutuhkan aplikasi pendukung agar semua berjalan dengan lancar.

Nah, beberapa aplikasi server localhost adalah sebagai berikut:

1. WampServer

Pertama, ada aplikasi WampServer yang mana bisa digunakan untuk perangkat yang menggunakan sistem operasi Windows.

WampServer memungkinkan Anda untuk menggunakan Apache, MySQL, dan PHP pada server lokal perangkat komputer.

2. XAMPP

Jenis aplikasi kedua untuk localhost adalah XAMPP yang mana dikembangkan oleh Apache and Friends. Aplikasi ini bisa Anda gunakan untuk Apache HTTP Server dan MariaDB sebagai database-nya.

Kemudian, PHP dan Pearl sebagai bahasa pemrogramannya. Aplikasi XAMPP bisa digunakan untuk beberapa sistem operasi, seperti windows, Linux, dan MacOS.

3. AMPPS

Terakhir, ada AMPPS yang mana dikembangkan oleh Softaculous dan bersifat open source. Aplikasi ini memungkinkan Anda untuk menggunakan Apache, MySQL, MongoDB, PHP, Python, dan sebagainya pada perangkat komputer.

Terlebih lagi, aplikasi AMPPS bisa digunakan untuk beberapa sistem operasi sekaligus, seperti Windows, Linux, dan MacOS.

Perbedaannya dengan Web Hosting

Server lokal memiliki banyak kemiripan dengan server web. Meskipun begitu, server lokal dan web hosting memiliki cara kerja yang berbeda.

Di satu sisi, localhost menyediakan ruang penyimpanan secara lokal dalam satu perangkat saja. Dengan cara ini, tidak ada orang lain yang dapat mengaksesnya kecuali pengguna komputer itu sendiri.

Sedangkan web hosting berguna untuk manajemen data yang diakses secara online. Sehingga orang lain dapat mengaksesnya melalui perangkat apapun dengan izin administrator.

Cara Melihat Localhost

Bagaimana? Apakah Anda sudah memahami mengenai apa itu localhost beserta dengan fungsinya? Namun, belum berhenti di sini saja, loh!

Sebab, Anda juga harus memahami bagaimana cara melihat localhost. Bagi Anda yang belum mengetahui, tenang saja karena kami akan memberikan caranya.

Terdapat dua cara melihat localhost yang bisa Anda lakukan, berikut caranya.

1. Menggunakan browser

Cara melihat localhost yang pertama adalah dengan menggunakan browser pada perangkat komputer Anda. Berikut langkah-langkahnya:

  • Buka browser di perangkat komputer, seperti Google Chrome, Mozilla Firefox, atau Microsoft Edge
  • Pada menu address bar ketikkan “http://localhost atau 127.0.0.1”
  • Tekan enter

Apabila sudah dikonfigurasi dengan benar, maka Anda akan melihat halaman web yang menunjukkan tentang informasi server lokal.

2. Menggunakan Command Prompt atau Terminal

Cara kedua adalah dengan menggunakan command prompt pada sistem operasi Windows dan Terminal untuk MacOS.

  • Silakan buka command prompt (Windows) atau Terminal (MacOS)
  • Ketikan perintah “ping localhost”
  • Tekan enter

Jika sudah selesai prosesnya, maka Anda akan melihat hasil ping yang menunjukkan apakah komputer sudah terhubung ke server atau belum.

Penutup

Demikian pembahasan mengenai apa itu localhost beserta dengan fungsi, jenis aplikasi, hingga cara melihatnya.

Jika ditarik kesimpulan, maka localhost adalah server lokal pada sebuah website yang digunakan untuk menyimpan kebutuhan data.

Kemudian, apabila Anda membutuhkan pembuatan website untuk kebutuhan personal branding maupun bisnis dan masih bingung cara menggunakannya maka bisa memanfaatkan berbagai layanan pembuatan aplikasi dan web dari Sekawan Media.

Dijamin, setiap solusi yang dikerjakan oleh Sekawan Media sudah sangat profesional dan Anda bisa request sesuai kebutuhan apakah menggunakan localhost untuk server atau yang lainnya.

Segera hubungi kami dan konsultasikan semua kebutuhan Anda secara gratis!

Copied To Clipboard

Bagikan Ke: