You are here:

Memahami Konsep Penggunaan Xampp untuk Kebutuhan Development

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
xampp adalah

Dewasa ini, banyak pengembang aplikasi yang memanfaatkan web server untuk dapat mengintegrasikan perangkat lunak dengan kebutuhan database secara mudah dan efektif. Langkah tersebut dapat diimplementasikan dengan menggunakan media localhost dalam komputer anda dengan menggunakan tool bernama Xampp.

Tool ini sangat populer untuk membantu pengembangan software sederhana hingga tahap professional, dan sering digunakan oleh programmer pemula hingga expertise. Pada artikel kali ini, kami akan membahas secara lengkap seputar Xampp dan proses instalasinya untuk kebutuhan web server.

Pengertian Xampp

Definisi sederhana dari Xampp adalah perangkat lunak berbasis web server yang bersifat open source (bebas), serta mendukung di berbagai sistem operasi, baik Windows, Linux, atau Mac OS. Xampp digunakan sebagai standalone server (berdiri sendiri) atau biasa disebut dengan localhost. Hal tersebut memudahkan dalam proses pengeditan, desain, dan pengembangan aplikasi.

Xampp tersusun atas kependekan dari beberapa kata berikut ini:

1. X (Cross Platform)

Maksudnya adalah, Xampp dalam dijalankan di berbagai perangkat sistem operasi yang ada, misalnya Windows, Linux, Mac OS, dan Solaris. Dari ke semua sistem operasi tersebut, software ini bersifat open source atau dapat digunakan secara gratis.

2. A (Apache)

Apache merupakan aplikasi web server yang bertugas untuk menciptakan halaman website yang benar berdasarkan kode program PHP yang ditulis oleh pengembang web (developer). Memungkinkan juga untuk mengakses sistem database terlebih dahulu untuk mendukung halaman situs yang dihasilkan.

3. M (MySQL / MariaDB)

MySQL merupakan salah satu aplikasi database server yang menerapkan bahasa pemrograman SQL (Structured Query Language). Fungsi dari MySQL sendiri adalah untuk mengelola dan membuat sistem basis data secara terstruktur dan sistematis. 

4. P (PHP)

PHP adalah bahasa pemrograman khusus berbasis web untuk kebutuhan pada sisi server (back end). Sehingga, PHP sangat memungkinkan untuk membuat suatu halaman website menjadi lebih dinamis dengan menerapkan server-side scripting. PHP juga mendukung manajemen sistem pada Oracle, Postgresql, Microsoft Access, dan lain sebagainya.

Baca juga: Tutorial Mudah Belajar Bahasa Pemrograman PHP untuk Pemula

5. P (Perl)

Perl merupakan bahasa pemrograman untuk segala kebutuhan (cross platform) yang berfungsi sebagai penunjuk eksistensi dari PHP. Perl biasanya banyak digunakan untuk website development pada sistem berbasis CMS (Content Management System) seperti WordPress.

Sejarah Singkat Xampp

Sejarah awal terbentuknya Xampp adalah dimulai dari tahap pengembangan yang dilakukan oleh tim proyek yang bernama Apache Friends pada tahun 2002. Tim tersebut terdiri dari tim inti (core), pengembang (development), dan pendukung (support). Proyek ini bertujuan untuk mendukung dan mempromosikan penggunaan dari Apache web server.

Baca juga: Jenis Aplikasi Berbasis Web Beserta Contoh Penerapannya

Fungsi dari Xampp

Terdapat banyak manfaat dari penggunaan Xampp, berikut merupakan beberapa fungsi utama yang dimiliki oleh tool web server ini.

1. Mengkonfigurasi Pengaturan Database pada PhpMyAdmin

Pertama, mampu mengatur halaman basis data pada PhpMyAdmin tanpa perlu khawatir terjadi error, dikarenakan anda hanya mengakses pada server lokal komputer saja. Dengan PhpMyAdmin, anda bebas untuk melakukan beberapa perubahan seperti mengedit, menghapus, mengupdate, dan menambahkan user pada database.

2. Menjalankan Laravel melalui Perangkat Komputer

Kedua, Laravel merupakan salah satu framework milik PHP yang berfungsi untuk mempermudah programmer dalam mengembangkan tampilan website. Sehingga, dengan penggunaan Xampp akan lebih mudah dalam memodifikasi kode program atau script, serta membuat fitur baru dengan lebih cepat.

Baca juga: Laravel vs Codeigniter: Framework Mana yang Terbaik?

3. Menginstall WordPress secara Offline

Yang terakhir, jika anda ingin belajar WordPress, maka anda dapat memanfaatkan penggunaan dari Xampp tanpa membutuhkan koneksi internet. Sehingga, sangat memudahkan dalam proses pengerjaan front end maupun back end.

3 Komponen Utama yang Dimiliki

Terdapat tiga komponen penting penyusun Xampp, diantaranya adalah sebagai berikut.

1. Control Panel

Control panel merupakan layanan yang digunakan untuk mengelola Xampp mulai dari mengatur penggunaan database, mengupload file, melakukan konfigurasi terkait proyek website, dan fungsionalitas fitur yang lainnya. Penerapannya akan sama dengan fitur pada CPanel untuk kebutuhan hosting yang bersifat online.

2. HTDocs

HTdocs, merupakan nama sebuah folder yang menjadi bagian dalam Xampp yang berfungsi sebagai penyimpan file dan dokumen yang nantinya akan ditampilkan pada browser dalam bentuk website. Untuk kapasitas penyimpanan dari HTdocs sendiri menyesuaikan dengan hardisk storage pada perangkat komputer anda.

3. PhpMyAdmin

Peran atau tugas dari PhpMyAdmin adalah sebagai pengatur proses konfigurasi pada MySQL. Untuk membuka akses PhpMyAdmin, anda dapat memasukkan perintah pada web browser dengan menuliskan alamat URL http://localhost/phpmyadmin.

Cara Menggunakan Xampp

Pada pembahasan yang terakhir, kami akan menjelaskan beberapa tahapan dalam penggunaan Xampp mulai dari proses instalasi hingga contoh implementasinya.

1. Cara Menginstall

Berikut ini merupakan beberapa langkah untuk menginstall Xampp dengan mudah dan cepat.

  • Pertama, anda dapat mengunjungi situs laman resmi pada link berikut, http://www.apachefriends.org/en/index.html. Anda dapat mengunduh terlebih dahulu secara free dan jangan lupa untuk mempersiapkan koneksi internet.
  • Setelah file berhasil terunduh, langkah berikutnya anda dapat mengekstrak file dan mulai tahap instalasi sesuai dengan petunjuk dan instruksi yang ada. Anda dapat memilih komponen yang dibutuhkan sesuai dengan kebutuhan perangkat lunak yang akan dikembangkan.
  • Selanjutnya, anda harus menentukan file direktori penyimpanan Xampp anda dengan memperhatikan kapasitas penyimpanan program. Kami merekomendasikan untuk meletakkan pada local disk system anda agar lebih mudah dalam proses maintenance.
  • Berikutnya, anda dapat menunggu proses instalasi hingga selesai dan Xampp siap dijalankan secara offline menggunakan bantuan localhost.

2. Cara Menjalankan

Untuk menjalankan aplikasi Xampp, yang pertama harus dilakukan adalah membuka terlebih dahulu aplikasi tersebut. Kemudian, anda dapat menekan tombol atau button yang bertuliskan start untuk menjalankan modul Apache dan MySQL (untuk kebutuhan database).

Setelah anda telah memastikan bahwa aplikasi dapat berjalan tanpa ada pesan error, maka anda dapat mengakses localhost dengan menuliskan alamat URL pada web browser anda.

Kesimpulan

Penggunaan dari Xampp sangat dibutuhkan untuk dapat mengembangkan software ataupun tampilan website dengan lebih mudah, cepat, dan terstruktur. Terdapat tiga komponen penyusun utama dari tool ini, yaitu HTDocs, Control Panel, dan PhpMyAdmin. Gunakan aplikasi web server ini sebagai tool bantuan untuk mulai belajar tahapan pengembangan perangkat lunak sesuai dengan kebutuhan atau proyek bisnis anda.

Sekawan Media menawarkan jasa pembuatan software profesional untuk membantu merealisasikan strategi bisnis anda. Jika anda tertarik dengan layanan kami, silakan kunjungi website kami dan menghubungi melalui kontak yang telah kami sediakan.

Artikel Lainnya

Go to Top
scroll-top