You are here:

Pengaruh Aplikasi Belajar Online di Masa Pandemi

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
aplikasi belajar online

Saat ini, penggunaan dari aplikasi belajar online meningkat tajam hingga 100%. Penyebab dari meningkatnya jumlah pengguna aplikasi daring (online) tersebut disebabkan karena Indonesia terkena dampak dari pandemi Covid – 19. Diikuti juga dengan banyak sekolah maupun kampus yang ditutup agar dapat mengurangi penyebaran virus tersebut. 

Pemerintah pusat Indonesia telah menghimbau kepada seluruh masyarakat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia, Bapak Nadiem Anwar Makarim untuk menutup sekolah dan kampus yang berada pada zona yang dianggap angka penyebarannya masih tinggi. 

Solusi yang diberikan oleh pemerintah sangat beragam. Yang kami tekankan disini adalah penggunaan dari aplikasi belajar online sendiri. Setelah mengetahui kebijakan baru tersebut, maka kegiatan belajar mengajar dapat dialihkan melalui daring (online). Apabila terdapat wilayah yang dapat mengontrol penyebaran Covid – 19 atau masuk pada golongan zona hijau, maka diperbolehkan untuk mengadakan pembelajaran secara Offline dengan melaksanakan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh Kementerian Kesehatan RI.

Nah, disini kami tidak akan menjelaskan mengenai aplikasi belajar online apa saja yang cocok untuk siswa maupun mahasiswa yang masih menempuh pendidikan. Karena, setiap individu berhak menentukan aplikasi yang cocok dengan gaya belajar mereka masing – masing.

Disini, kami lebih menekankan pada pengaruh dari penggunaan aplikasi belajar online itu sendiri. Baik dari segi positif maupun negatif agar setiap siswa maupun orang tua dari para siswa mengetahui lebih lanjut mengenai kegunaan dari aplikasi tersebut. Akan tetapi, dalam artikel kali ini kami akan membahas dari segi positif nya saja.

Di Indonesia, banyak sekali aplikasi belajar online yang populer seperti Ruangguru, Quipper, Edmodo, Google Classroom, dll. Dari sekian banyak aplikasi tersebut, tentu sebagian besar siswa akan memilih menggunakan aplikasi yang cenderung gratis (free) ataupun penggunaannya yang terbilang mudah dan praktis. 

Tetapi, banyak juga wali murid yang rela untuk mengeluarkan biaya lebih untuk mengakses fitur dari aplikasi belajar online tersebut supaya anaknya dapat belajar dengan lebih baik serta mendapat materi dan tutorial yang lengkap. Berikut, merupakan dampak positif dari penggunaan aplikasi belajar online.

Dampak Positif

Dampak positif yang diberikan dari penggunaan aplikasi belajar online yaitu sebagai berikut:

1. Pembelajaran sangat fleksibel

Nah, pengaruh pertama yang dirasakan oleh setiap siswa saat belajar online tentu saja adalah proses belajar yang sangat fleksibel. Fleksibel disini dapat diartikan tidak terikat oleh waktu dan tempat. 

Pada umumnya, apabila melaksanakan pendidikan secara formal, maka tempat dan waktu belajar tersebut akan terpusat pada lingkungan sekolah maupun kampus. Akan tetapi, sejak memasuki masa pandemi ini, semua dialihkan menjadi daring. 

Dengan setiap siswa menggunakan aplikasi belajar online tersebut, maka aktivitas dan proses belajar mengajar dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun. Hal terpenting dalam belajar online sendiri adalah harus selalu terhubung dengan jaringan internet. 

2. Dituntut untuk belajar mandiri

Selain waktu dan tempat yang cenderung fleksibel, aplikasi belajar online secara tidak langsung akan membimbing setiap siswa untuk belajar mandiri dan tidak harus bergantung dengan guru selalu. Belajar mandiri bukan berarti belajar sendirian tanpa bantuan orang lain.

Akan tetapi, disini yang perlu diperhatikan adalah pola berpikirnya. Sehingga setiap siswa dapat berpikir lebih cepat dan tidak menunggu instruksi dari seorang guru / pendidik. Setiap siswa dapat belajar sesuai dengan kebutuhannya sehingga dapat mengatasi setiap permasalahan yang ada. 

Belajar mandiri juga dapat meningkatkan pemikiran inovatif dan kreatif. Jadi, setiap siswa mampu mengembangkan minat dan bakatnya sesuai dengan materi yang diberikan pada pembelajaran online.

3. Menambah relasi

Pengaruh yang berikutnya adalah bertambahnya relasi yang didapatkan. Kenapa demikian? di Indonesia sendiri, setiap orang mulai dari yang muda hingga dewasa tidak asing dengan yang namanya media sosial. Disitulah, wadah untuk berkomunikasi secara online

Dengan banyaknya siswa yang belajar secara daring, maka interaksi antar siswa dalam media sosial juga akan bertambah. Sehingga, relasi yang didapatkan akan bertambah juga. Selain itu, setiap individu juga dapat mengikuti komunitas atau perkumpulan untuk menambah relasi dan informasi. 

Semakin banyak informasi dan pengetahuan yang didapatkan, maka akan semakin baik untuk kedepannya. Asalkan berita atau informasi yang disebarkan tidak termasuk dalam berita hoax (berita palsu). 

4. Produktivitas meningkat

Mengapa demikian? nah, barangkali disini juga ada yang merasa bingung mengapa belajar secara online dapat meningkatkan produktivitas. Sebagian besar siswa pasti lebih terbiasa dengan belajar secara offline ataupun konvensional yang biasa dilakukan di sekolah maupun kampus. 

Akan tetapi, jika setiap siswa dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan bijak dan baik maka produktivitas akan ikut meningkat. Setiap siswa dapat melakukan berbagai aktivitas belajar menggunakan aplikasi tersebut melalui berbagai perangkat. Seperti, laptop ataupun smartphone. 

Jika telah terhubung baik dengan koneksi internet maka manfaatkanlah peluang tersebut sebaik mungkin. Dulu, pernah ada pepatah bahwa buku adalah jendela dunia. Maka sekarang sedikit bergeser menjadi internet adalah jendela dunia.

Di dalam internet sendiri setiap orang dapat terhubung dengan seluruh dunia. Oleh sebab itu, informasi dan berita yang ditampilkan akan semakin luas dan selalu up to date. Berbeda dengan apabila kita belajar di lingkungan sekolah / kampus yang masih memiliki keterbatasan dalam akses informasinya. 

Jadi, manfaatkanlah waktu sebaik mungkin untuk menggali berbagai informasi untuk menunjang proses belajar dan meningkatkan produktivitas. Perbanyak latihan serta mengikuti berbagai kelas pelatihan yang telah tersedia di aplikasi belajar online.

Baca Juga: Manfaat Website untuk Bisnis Anda di Era New Normal

5. Permintaan layanan internet meningkat

Pengaruh terakhir yang dirasakan di Indonesia adalah permintaan akses akan layanan internet meningkat. Yang diuntungkan disini sudah pasti dari pihak penyedia layanan internet atau biasa disebut dengan provider

Banyak dari siswa maupun mahasiswa sendiri yang mengeluh mengenai kuota internetnya yang cepat habis akibat belajar di rumah. Selain itu, keluhan akan koneksi internet yang lambat juga menjadi permasalahan yang sering timbul saat mengakses aplikasi belajar online. 

Tentu setiap permasalahan pasti ada solusinya. Dan pada akhirnya, permintaan akan pemasangan jaringan wifi di tiap rumah terus meningkat. Sehingga provider disini juga mendapat keuntungan dari adanya pandemi Covid – 19 ini. 

Di Indonesia sendiri telah banyak provider yang telah menyediakan layanan pemasangan wifi seperti Indihome, first media, biznet, dll. Jadi, alangkah bijaknya apabila setiap individu juga memanfaatkan sebaik mungkin aktivitas belajar di rumah karena telah didukung dengan akses internet yang lebih cepat dan terbilang murah.

Kesimpulan 

  • Setiap siswa dapat menggunakan aplikasi belajar online dengan baik dan tentunya juga dapat meningkatkan produktivitas.
  • Selalu berkomitmen untuk belajar dengan sungguh – sungguh dan tidak memanfaatkan kesempatan belajar di rumah ini untuk hanya sekedar bersantai dan bermain – main saja. 
  • Aplikasi belajar online memiliki banyak sekali fitur untuk membantu belajar para siswa yang terkena dampak dari pandemi Covid – 19. 
  • Selalu berhati – hati dalam akses sebuah informasi ketika berada di internet. Jangan lupa untuk mengecek kebenarannya terlebih dahulu agar tidak menimbulkan berita Hoax atau palsu.

Sekawan Media membuka jasa pembuatan aplikasi mobile di Malang dan telah mendukung platform Android, serta iOS.

Artikel Lainnya

Go to Top
scroll-top