You are here:

Mengenal Profesi Data Scientist dalam Mengelola Data

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
data scientist

Data merupakan sebuah aset yang penting dan perlu dikelola dengan hati – hati. Apabila terjadi sedikit kesalahan saja, maka dapat mempengaruhi informasi secara keseluruhan. Dimana, dalam kebutuhan bisnis di industri digital menjadi sangat penting dan biasanya diolah oleh beberapa tim khusus. Salah satu profesi yang memiliki kepentingan khusus dalam memanajemen pengelolaan data adalah Data Scientist.

Lantas, apa saja tugas dan peran penting seorang Data Scientist dalam mengolah data tersebut? Serta skill apa saja yang dibutuhkan agar dapat menjalankan tanggung jawab secara profesional? Pada artikel kali ini, kami akan membahas semua hal tersebut secara lebih terstruktur dan padat.

Apa itu Profesi Data Scientist

Definisi umum dari Data Scientist adalah orang yang mengumpulkan, mengolah, dan menganalisa data sehingga dapat berguna dalam mengambil sebuah keputusan dalam perusahaan atau organisasi. Mungkin, bagi sebagian orang masih banyak yang beranggapan bahwa Data Scientist hanya khusus untuk orang yang memiliki dasar keilmuan berkaitan dengan science atau ilmu pengetahuan alam.

Namun, sebenarnya tidak sebatas itu saja, akan tetapi banyak sekali bidang keahlian non-teknis yang bisa masuk dan menjadi seorang Data Scientist. Pekerjaan ini menjadi sangat populer akhir – akhir ini dikarenakan banyaknya penggunaan dari big data, machine learning dan IoT (Internet of Things). Yang mana, ketiga hal tersebut sebelumnya belum populer dan tidak banyak diimplementasikan pada 10 tahun yang lalu.

Gaji Seorang Data Scientist

Nah, mungkin bagi anda saat ini penasaran, kira – kira berapa gaji atau pendapatan rata – rata yang diperoleh seorang Data Scientist. Menurut sumber dari website Quipper, estimasi gaji yang diperoleh oleh Junior Data Scientist adalah sekitar 5 sampai 7 juta rupiah. 

Kemudian, menurut website Neuvoo, gaji rata – rata untuk Senior Data Scientist dapat mencapai nilai 10 – 20 juta rupiah. Untuk estimasi nominal angka tersebut dapat berbeda dan menyesuaikan pada perusahaan di Indonesia. Jadi, anda dapat mulai dengan memvalidasi pada lowongan pekerjaan yang tersedia di berbagai website yang ada.

Tugas dan Tanggung Jawab Data Scientist

Setelah mengetahui informasi terkait besaran gaji yang diperoleh, anda pasti dapat memperkirakan bahwa job description dari Data Scientist tidaklah mudah. Berikut merupakan beberapa tugas dan tanggung jawabnya dalam mengelola aktivitas data dalam perusahaan.

  • Mampu memberikan saran atau solusi berdasarkan hasil temuan yang ada dan telah diuji. Sehingga, dapat meningkatkan kepuasan dan layanan kepada customer anda.

     

  • Melaksanakan riset, penelitian, perancangan, dan menganalisis berbagai sumber temuan data untuk mencapai objective target bisnis dan pengembangan produk perusahaan.

     

  • Mampu bekerja dan berkolaborasi bersama tim lain untuk mendiskusikan terkait kebutuhan data yang perlu ditindaklanjuti lebih jauh.

     

  • Memiliki kemampuan berkomunikasi dengan baik dan dapat menyajikan data secara jelas kepada stakeholder untuk mempermudah proses bisnis menjadi lebih terstruktur.

Skill Apa Saja yang Dibutuhkan untuk Menjadi Data Scientist

Terdapat setidaknya 8 skill dasar yang harus anda ketahui dan pelajari untuk dapat menjadi Data Scientist Professional.

1. Software Engineering

Pertama, anda perlu belajar dan memahami pengembangan perangkat lunak dengan baik dan benar. Karena, pada umumnya anda akan bekerja dengan tim produksi untuk mengembangkan software berbasis aplikasi pada industri IT. 

Baca juga: Software Development dan Metode Pengembangan Perangkat Lunak

2. Language Programming

Kedua, anda juga harus menguasai beberapa bahasa pemrograman khusus untuk menunjang karier anda, seperti python, R, maupun SQL. Pastikan untuk belajar untuk memahami algoritma dan struktur data dengan baik.

3. Statistika

Pemahaman mengenai ilmu statistik menjadi dasar untuk memulai karier sebagai Data Scientist. Yang mana, imu tersebut akan lebih banyak digunakan untuk kebutuhan pembuatan machine learning.

4. Machine Learning

Bagi perusahaan atau industri yang bergerak untuk menciptakan produk yang bersifat data driven, kebutuhan machine learning menjadi sangat penting untuk mengembangkan sistem yang terotomasi dengan akurat. Sehingga, konsep pengembangan machine learning dapat terintegrasi juga dengan penerapan Artificial Intelligence (AI).

5. Visualisasi Data dan Komunikasi

Kelima, seorang ilmuwan data juga harus memiliki dasar visualisasi data untuk dapat menentukan arah kebijakan dan justifikasi yang tepat untuk perusahaan. Kemudian, anda juga diharuskan untuk memiliki kemampuan soft-skill dalam memulai komunikasi bersama stakeholders dengan baik dan mudah dimengerti.

6. Kalkulus dan Aljabar

Keenam, dibutuhkan juga skill khusus dalam bidang matematika, yaitu kalkulus dengan fungsi yang dapat diterapkan pada berbagai variabel dan aljabar linear. Kedua hal tersebut harus anda pelajari sebagai syarat dasar memulai karier anda sebagai pengolah data.

7. Pemetaan Data

Ketujuh, konsep pemahaman mengenai data mining juga menjadi prioritas utama untuk dapat menjalankan posisi ini. Sehingga, mampu menjawab dan menganalisis kebutuhan informasi yang tidak terstruktur dan bersifat random.

Baca juga: Mengenal Konsep Data Mining Beserta Contoh Implementasinya

8. Problem Solver

Skill terakhir, ilmuwan data juga harus memiliki intuisi serta mampu memecahkan berbagai masalah dengan baik dan bertanggung jawab. Intuisi juga dibutuhkan untuk mendapatkan gambaran umum secara cepat yang nantinya dapat diproses sesuai dengan hasil analisa data.

Data Analyst vs Data Scientist

Setelah mengetahui beberapa informasi yang berkaitan dengan pekerjaan tersebut, sebenarnya profesi untuk mengelola data tidak hanya ditempati oleh Data Scientist saja. Namun, juga terdapat profesi lain seperti Data Engineer dan Data Analyst.

Ketiga pekerjaan ini sebenarnya memiliki hubungan yang erat, namun mempunyai tugas dan tanggung jawab yang berbeda. Tugas utama dari Data Analyst sendiri adalah mengelola data hasil temuan dari Data Engineer untuk dapat dianalisa lebih dalam untuk menghilangkan informasi yang tidak dibutuhkan.

Kemudian apabila seluruh data tersebut sudah bersih, maka dapat diserahkan kepada tim Data Scientist untuk diolah dan diverifikasi kembali sehingga informasi tersebut dapat ditampilkan kepada stakeholders dengan efektif dan efisien.

Baca juga: Profesi Data Analyst, Gaji, Tugas, dan Skill yang Wajib Dikuasai

Kesimpulan

Untuk menjadi seorang ilmuwan data yang profesional, anda harus memiliki pemikiran yang kritis dan mampu memberikan solusi yang tepat untuk memperlancar proses bisnis perusahaan. Pelajari informasi lebih banyak berkaitan dengan data statistik dan pemrograman yang digunakan untuk mengembangkan sistem basis data yang tepat. Jangan lupa untuk selalu melakukan improvisasi dan menambah relasi terkait profesi di bidang IT ini.

Sekawan Media menawarkan beberapa layanan perusahaan terkait jasa pembuatan aplikasi berbasis web dan mobile. Kami juga menyediakan layanan untuk konsultasi berkaitan dengan integrasi sistem dan teknologi informasi. 

Artikel Lainnya

Go to Top
scroll-top