Software Engineering, Pekerjaan “Naik Daun” Punya Prospek Kerja Bagus!

Table of Contents
Table of Contents

Dewasa ini, teknologi semakin berkembang di berbagai aspek kehidupan manusia. Tentu saja, kemajuan teknologi ini secara tidak langsung memunculkan pekerjaan spesialis yang dibutuhkan oleh kepentingan perusahaan besar maupun Start Up. Salah satu pekerjaan yang sedang “naik daun” adalah software engineering. Sebenarnya pekerjaan ini sudah lama dan sedang nge-trend sekarang. Mungkin, anak zaman milenial sekarang sering mendengar kata “software engineering” entah itu dalam dunia maya maupun dunia nyata. Namun, apakah kalian benar – benar tahu lingkup kerja software engineering? Jika tidak, di artikel ini kita akan membahas seputar software engineering. 

Definisi Software Engineering

Apakah software engineering? Software Engineering adalah bagian dari gabungan ilmu komputer dan informatika. Jadi, software engineering merupakan bagian dari ilmu informatika yang mempelajari tentang pengembangan software dan juga aplikasi. Aplikasi di zaman sekarang sudah memiliki banyak variasi antara lain Windows, Linux Mac OS, IOS, dan juga aplikasi Android. Untuk sampai titik end-user, diperlukan sebuah serangkaian usaha pengoperasian, ketepatan, keamanan, dan pemeliharaan supaya kenyamanan user terjamin. Hal itu akan membuat sebagaimana sebuah aplikasi itu berjalan dengan semestinya serta mempunyai dampak dan manfaat yang baik untuk user atau pengguna.  Pembuatan aplikasi yang berdasarkan kebutuhan pengguna adalah salah satu tujuan utama dari diciptakan sebuah aplikasi perangkat lunak berbasis teknologi.

Skill Yang Harus Dimiliki Software Engineer?

Sama seperti pekerjaan lainnya. Seorang software engineer memerlukan hard skill dan soft skill yang harus dikuasai bersamaan supaya bisa melahirkan kompetensi yang bisa bersaing di proyeksi kerja di zaman sekarang. Untuk itu, hard skill dan soft skill yang dibutuhkan bagi Software Engineer antara lain:

1. Hard Skill

Menurut Gramedia, hard skill adalah jenis keterampilan yang merupakan jenis penguasaan terhadap suatu keahlian pada bidang yang ditekuni. Pada bahasan ini, menjadi seorang maestro yang handal di bidang ini memerlukan kemampuan coding atau penguasaan dalam bahasa pemrograman.  Kemampuan logika dalam menjalankan bahasa pemrograman sangat diperlukan seperti bahasa pemrograman seperti Java, PHP, Java Js, ruby, dll. Yang kedua adalah software debugging. Bug bisa terjadi karena adanya kesalahan pada syntax, jika ada satu karakter yang salah atau tertinggal maka peluang bug untuk muncul bisa saja terjadi. 

Hardskill yang dibutuhkan selanjutnya adalah menguasai database. Disamping menguasai bahasa pemrograman, mereka harus memahami cara menyimpan database yang benar. Penguasaan dalam database sangat diperlukan untuk menghindari data ganda yang tersimpan, memudahkan akses simpan dan pembaharuan data. Software database yang sering dipakai antara lain Laravel, MySQL, Firebird, Microsoft Access, dll.

Baca juga: Laravel: Framework Para Developer Yang Terbaik dikelasnya

2. Soft Skill

Dalam dunia pekerjaan, soft skill juga gak kalah pentingnya dengan hard skill. Definisi pengertian dari soft skill adalah kemampuan yang dimiliki oleh individu mencakup kecerdasan akademis (IQ), kecerdasan emosional (EQ), dan kecerdasan sosial. Kemampuan untuk bersosialisasi, menguasai diri, serta mengontrol emosi.  Seseorang memiliki soft skill yang baik, maka proses untuk menguasai hard skill akan menjadi lebih mudah. Soft skill sebenarnya adalah kemampuan yang tidak dapat diukur dengan angka, sifatnya tidak absolut. Namun untuk menciptakan soft skill yang baik maka diperlukan sebuah stimulasi positif, pengalaman dan interaksi yang baik dengan sesama. 

Untuk menjadi seorang software engineer maka diperlukan soft skill yang lebih terhadap detail atau knee on details. Kemampuan ini adalah kemampuan yang diperhitungkan. Bayangkan saja, jika menjadi software engineer tidak detail dalam melakukan pekerjaannya? Tentu, hasil yang didapatkan kurang maksimal. Selanjutnya, menjadi seorang software engineering tentu harus memiliki skill komunikasi yang baik. Skill komunikasi tentu berkaitan erat dengan skill presentasi. Jika dihadapkan dengan suatu peristiwa harus menyampaikan apa yang mereka ingin jelaskan kepada orang awam, maka mereka perlu menyampaikan dengan bahasa sederhana yang mudah dipahami oleh orang awam. 

Daftar yang ketiga adalah, kemampuan memecahkan suatu masalah. Tentu, di dunia kerja tidak lepas dari masalah. Masalah dihadapi ada bermacam – macam, entah itu dari pekerjaannya sendiri maupun konflik dengan rekan kerja. Kemampuan problem solving tidak lepas dari pengalaman atau jam terbang serta kemampuan interpersonal yang baik. Dan yang terakhir, adalah kreativitas. Siapa bilang untuk menjadi seorang ahli teknologi tidak membutuhkan kekreatifitasan? Ketika dihadapkan dengan masalah dan sudah melakukan berbagai cara, maka perlu adanya kekreatifitasan untuk mengatasi masalah tersebut. 

Memahami Job Description Seorang Software Engineering

Job Description Sofware Engineering
Job Description Sofware Engineering © Unsplash

Job description menurut campus.quipper.com , seorang software engineer antara lain menerapkan metode dan strategi yang cocok untuk perusahaan, memaksimalkan proses perkembangan software. Menyusun dan mendelegasikan tugas sesuai dengan porsi kepada rekan – rekan kerja. Namun, seiring perkembangan teknologi dan kebutuhan perusahaan. Maka divisi software engineering secara garis besar dibagi menjadi dua bagian, yaitu Software Engineering.pada mobile dan aplikasi. 

Mengetahui Manfaat Software Engineering

Skill ini yang diimplementasikan sebuah perusahaan secara tidak langsung mampu memudahkan ia untuk mengakses sebuah produk, jika bisnis yang bergerak adalah di bidang keuangan maka kemudahan yang diperoleh adalah memudahkan proses bertransaksi. Selanjutnya, manfaat penerapan software adalah mendukung strategi bisnis. Salah satu elemen yang ada di software engineering adalah enterprise resource planning, seperti proses inventory, bahan baku hingga proses produksi. Setiap bagian bagian kecil sub sistem yang berkesinambungan akan membentuk suatu sistem dengan kesatuan utuh yang memudahkan perusahaan.

Prospek Kerja Software Engineering

Pesatnya perkembangan teknologi di era digital, secara tidak langsung menumbuhkan jiwa kompetisi antar perusahaan satu dengan lainnya. Dengan manajemen sumber daya manusia dan meningkatkan kompetensi di bidang ini. Oleh karena itu, prospek kerja di bidang software engineering begitu luas. Lulusan software engineering bisa bekerja sebagai konsultan IT di dalam sektor bisnis. Lulusan software engineering juga dapat bekerja di bidang pengembangan sistem. Contohnya adalah System Analyst, Business Information Analyst, game developer, serta masih banyak lagi. 

Gaji Software Engineering

Gaji Software Engineering
Gaji Software Engineering © Pexels.com

Gaji Software Engineering di Indonesia tidak bisa disamaratakan. Tentu saja ini berkaitan dengan pengalaman dan keterampilan yang dimiliki oleh pribadi itu sendiri. Menurut cnbcindonesia.com , gaji untuk entry level di Indonesia adalah sekitar 4,13 juta – 14 juta. Lain halnya dengan senior level, bisa mencapai angka fantastis yaitu 20 jt – 40 jt. Eitss,  jangan berkecil hati. Seraya kalian bisa meningkatkan kemampuan software engineering Anda, Anda bisa mendapatkan gaji hasil jerih upaya Anda dengan memuaskan.

Related Article

LAYANAN

Melayani berbagai kebutuhan pembuatan aplikasi dan website yang menjangkau area UMKM hingga bisnis berskala Enterprise.

Timah Electronic Office
PT. Timah Tbk
2018
Sistem Manajemen Transportasi
PT. Wijaya Putra Santosa
2019

Copied To Clipboard

Bagikan Ke: