Rekrutmen adalah: Pengertian, Tujuan, Proses, dan Contohnya

Daftar Isi
Daftar Isi
Rekrutmen adalah salah satu aspek kritis dalam manajemen sumber daya manusia (SDM) suatu perusahaan.

Proses ini melibatkan serangkaian langkah yang dirancang untuk menarik individu yang berkualitas dan berpotensi untuk mengisi posisi-posisi yang tersedia. 

Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi lebih lanjut tentang proses rekrutmen, mulai dari pengertian, tujuan, dan contohnya. Yuk, simak!

Apa itu Rekrutmen?

Rekrutmen dapat didefinisikan sebagai serangkaian langkah yang mencakup pencarian, penyaringan, dan perekrutan individu secara aktif untuk mengisi suatu posisi atau pekerjaan tertentu. 

Proses recruitment mencakup seluruh rangkaian prosedur, dimulai dari perencanaan hingga mengintegrasikan karyawan baru ke dalam tim perusahaan.

Istilah rekrutmen terkait erat dengan prosedur-prosedur yang melibatkan identifikasi calon kandidat, penyaringan, wawancara, pelatihan, dan penempatan. 

Tanggung jawab pelaksanaan rekrutmen berada di tangan departemen SDM, yang bertujuan untuk menarik sumber daya manusia yang sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan.

Dalam perusahaan besar, mungkin terdapat beberapa tim SDM, seperti asisten SDM dan headhunter.

Sementara itu, di perusahaan yang lebih kecil, satu karyawan mungkin menangani seluruh proses recruitment

Selain itu, beberapa perusahaan juga memanfaatkan strategi outsourcing untuk melibatkan pihak eksternal dalam proses recruitment karyawan.

Tujuan Rekrutmen

Recruitment merupakan suatu proses yang dijalankan oleh tim rekrutmen. Tim recruitment adalah seseorang atau pihak yang bertanggungjawab untuk merekrut dan menyaring calon karyawan.

Adapun tujuan rekrutmen adalah sebagai berikut:

1. Memenuhi Kebutuhan Sumber Daya Manusia

Maksud utama dari rekrutmen adalah mencari individu yang dapat mengisi suatu posisi sesuai dengan kebutuhan.

Kebutuhan perusahaan dapat direncanakan baik untuk periode jangka pendek maupun jangka panjang. Umumnya, posisi yang perlu diisi telah direncanakan sejak awal.

2. Menjaring Data Pencari Kerja

Saat tim SDM atau publikasi menyebarkan lowongan pekerjaan melalui portal online, banyak pelamar akan mengirimkan CV hingga portofolio mereka. 

Meskipun nantinya akan melalui proses penyaringan berjenjang, data yang dikumpulkan oleh tim SDM dapat menjadi informasi berharga apabila perusahaan berkeinginan mencari kandidat untuk posisi serupa.

3. Memilih Kandidat Ideal

Salah satu tujuan utama proses recruitment adalah menemukan kandidat yang ideal. Kandidat yang tidak memenuhi syarat dapat segera didiskualifikasi, memungkinkan proses seleksi berlangsung secara efektif. 

Jadi, hanya mereka yang memiliki kompetensi yang sesuai yang dapat melanjutkan ke tahap seleksi akhir atau wawancara kerja.

4. Pemberdayaan Sumber Daya Manusia

Melalui proses recruitment, tercipta lebih banyak sumber daya manusia yang dapat diberdayakan.

Hal ini tidak hanya menguntungkan perusahaan, tetapi juga memberikan peluang bagi para pelamar yang sedang mencari pekerjaan untuk mendapatkan kesempatan pemberdayaan dalam dunia kerja.

Sistem Rekrutmen Karyawan

Setelah memahami tujuan dari proses recruitment, kini kita akan membahas langkah-langkahnya dari awal hingga onboarding karyawan.

1. Perekaman Posisi Perusahaan dan Kebutuhan Tenaga Kerja

Langkah awal dalam proses recruitment adalah mencatat kebutuhan tenaga kerja yang dibutuhkan.

Informasi ini mencakup jabatan, besaran gaji, tingkat urgensi, dan kebutuhan untuk membuka recruitment eksternal atau mutasi internal karyawan.

2. Pengaturan Proses Perekrutan

Setelah analisis selesai, langkah selanjutnya dalam proses rekrutmen adalah merencanakan jalannya perekrutan. 

Tim SDM dan recruitment bertanggung jawab untuk menentukan lokasi pengumuman lowongan pekerjaan dan merancang alur proses recruitment.

3. Penayangan Iklan dan Penyebaran Informasi

Setelah perencanaan selesai, langkah berikutnya adalah mengeksekusi rencana tersebut. Pihak lain dalam perusahaan juga dapat membantu menyebarkan informasi ini.

Promosi lowongan pekerjaan dapat dilakukan melalui media sosial perusahaan, platform khusus info lowongan pekerjaan, dan platform pencarian kerja terkemuka.

4. Proses Lamaran dan Wawancara Kerja

Langkah selanjutnya dalam rekrutmen adalah menanggapi lamaran dan mengadakan wawancara kerja.

Jika informasi telah disebarkan, maka idealnya perusahaan akan menerima banyak email atau surat lamaran setelah pengumuman lowongan. 

Nah, tim SDM dan recruitment bertugas untuk mengelola semua data yang masuk, menilai kecocokan kandidat dengan kriteria yang ditetapkan.

Tak hanya itu, mereka juga kemudian akan menghubungi kandidat yang memenuhi syarat untuk dijadwalkan wawancara.

5. Seleksi Calon Karyawan

Tahap berikutnya dalam rekrutmen adalah memilih kandidat yang paling sesuai dengan kualifikasi pekerjaan dan memenuhi syarat. 

HR (Human Resources) dapat memberikan pemberitahuan kepada semua pelamar, serta menyampaikan terima kasih kepada mereka yang tertarik tetapi belum lolos. 

Selanjutnya, HR perlu menghubungi kembali kandidat yang lolos untuk membahas negosiasi gaji, job description, dan isu terkait lainnya hingga mencapai kesepakatan akhir dan penandatanganan kontrak kerja.

6. Onboarding Karyawan Baru

Onboarding karyawan baru menandai penyelesaian proses recruitment. Proses ini biasanya dimulai dengan perkenalan, tur tempat kerja untuk menciptakan suasana yang nyaman, dan penjelasan mengenai prosedur kerja sesuai dengan kontrak kerja.

Contoh Rekrutmen

Contoh rekrutmen
(unsplash.com)

Contoh rekrutmen dapat bervariasi tergantung pada kebutuhan dan karakteristik perusahaan. Berikut adalah beberapa contoh laman lowongan kerja di website:

1. Full-Time

Kita ambil contoh dari rekrutmen untuk karyawan full-time di Sekawan Media, seperti berikut:

2. Internship

Selanjutnya, berikut adalah contoh rekrutmen karyawan untuk Internship di Sekawan Media:

Itulah dia penjelasan lengkap tentang apa itu rekrutmen karyawan, tujuan, contoh, dan sistemnya di perusahaan.

Proses recruitment karyawan bukan hanya langkah awal untuk mengisi posisi kosong, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang dalam kesuksesan perusahaan. 

Dengan memahami proses, tujuan, dan contoh rekrutmen, serta menerapkan sistem yang efisien, perusahaan dapat menarik dan mempertahankan individu yang berkontribusi positif terhadap pertumbuhan dan kelangsungan bisnis.

Proses rekrutmen itu tidak sulit, bukan? Yuk, jadilah bagian dari Sekawan Media untuk menggali lebih dalam tentang dunia IT! 

Bergabunglah dengan kami sekarang dan temukan peluang-peluang karir yang menarik. Mari kita bersama-sama menciptakan masa depan yang sukses di dunia profesional!

Cek website kami untuk lihat posisi yang cocok dengan Anda atau hubungi kontak kami untuk informasi lowongan kerja selengkapnya.

Copied To Clipboard

Bagikan Ke: