• LAYANAN

      Melayani berbagai kebutuhan pembuatan aplikasi dan website yang menjangkau area UMKM hingga bisnis berskala Enterprise.

      Sistem Monitoring Internal Audit MIND ID
      MIND ID
      2022
      Aplikasi SMSCrops Syngenta
      PT Syngenta Seed Indonesia
      2018
  • TENTANG KAMI
  • PORTOFOLIO
  • KARIR
  • BERITA & INFORMASI
  • HUBUNGI KAMI

Human Capital Management: Pengertian dan 5 Fungsinya

Daftar Isi
Daftar Isi
Human Capital Management atau biasa disingkat HCM adalah sistem yang berfokus pada pengelolaan sumber daya manusia suatu perusahaan

Dalam konsep manajemen, salah satu komponen yang sering menjadi fokus manajemen adalah sumber daya manusia. Sumber daya manusia sangat penting bagi kelangsungan suatu perusahaan. Oleh karena itu diperlukan suatu konsep yang tersistem untuk mengelolanya. Yaitu dengan konsep human capital management.

Konsep human capital management atau disingkat HCM sangat penting dalam mengelola dan memantau kelangsungan sumber daya manusia suatu perusahaan.

Termasuk pada agenda, aktivitas, lingkungan, permasalahan hingga sistem gaji dan tunjangan para karyawan dan seluruh sumber daya masyarakat suatu perusahaan.

Konsep ini menggabungkan beberapa aspek pada kondisi sosial dan psikologis setiap sumber daya yang ada pada perusahaan. Sehingga konsep ini wajib dimengerti oleh divisi human resource yang bertanggung jawab mengelola sumber daya manusia dengan baik, termasuk sistem rekrutmen dan keluar.

Pada artikel ini, akan dijelaskan lebih lanjut dan detail terkait human capital management. Mulai dari pengertian, konsep, tugas human resource dalam melakukan human capital management, hingga fungsi dari human capital management bagi kelangsungan perusahaan.

Pengertian Human Capital Management

Secara umum, human capital management adalah gabungan dari dua kosakata dalam bahasa inggris yang berbeda arti yaitu human capital (sumber daya manusia), dan management (manajemen atau pengelolaan). 

Sehingga dapat diartikan sebagai suatu pengelolaan pada bagian sumber daya manusia. Atau manajemen sumber daya manusia.

Secara ilmiah, human capital resource adalah pendekatan strategis dalam mengolah dan manajemen sumber daya manusia.

Human capital resource pada perusahaan mengacu pada pengembangan dan pengelolaan karyawan dan anggota perusahaan. Dan berfokus pada pengembangan, pengelolaan dan pemberdayaan sumber daya manusia. 

Hal tersebut dilakukan dengan satu tujuan utama yaitu keberhasilan perusahaan dan lingkungan kerja yang sehat. Human capital management dilakukan dan dirumuskan oleh divisi human resource yang bertanggung jawab menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan sehat bagi setiap karyawan dan direksi.

Konsep Human Capital Management

Umumnya setiap divisi memiliki hak untuk melaporkan segala situasi dan agenda yang akan dilakukan selama satu bulan kepada divisi human resource yang nantinya akan merumuskan bentuk pengelolaan dan pemberdayaan yang sesuai dengan kebutuhan karyawan setiap divisi.

Hal ini dikarenakan setiap divisi memiliki kebutuhan yang berbeda sesuai dengan jobdesk dan tanggung jawab masing-masing. Sehingga, setiap human capital management yang dirumuskan hendaknya memiliki konsep yang sudah dimengerti dan disepakati bersama. 

Berikut adalah penjelasan terkait konsep dari human capital management.

1. Karyawan Sebagai Modal Utama

Karyawan bukan hanya sebuah aset tetap, tapi investasi yang perlu dikembangkan dan dimaksimalkan potensinya. Konsep human capital management harus menyediakan tempat bagi karyawan untuk mengembangkan keterampilan dan mindset bertumbuh.

2. Penyelarasan dengan Strategi Bisnis

HCM harus selaras dengan tujuan dan strategi bisnis perusahaan secara keseluruhan. Setiap divisi memiliki peran masing-masing dalam meraih target perusahaan. Oleh karena itu komunikasi antar divisi yang baik adalah salah satu capaian HCM yang harus dipenuhi.

3. Pendekatan Berbasis Data

HCM memanfaatkan data dan analisis untuk membuat keputusan yang lebih terinformasi tentang pengelolaan karyawan. Setiap data yang diperoleh berguna bagi strategi perusahaan baik jangka pendek maupun jangka panjang.

4. Teknologi yang Digunakan Karyawan

Teknologi HCM digunakan untuk mengotomatisasi proses, meningkatkan efisiensi, dan memberikan wawasan yang lebih baik tentang karyawan. Adanya teknologi dan perangkat yang mendukung karyawan akan memudahkan setiap proses dan aktivitas kerja mereka.

5. Fokus pada Karyawan

HCM memprioritaskan kesejahteraan, kepuasan, dan engagement karyawan untuk meningkatkan kinerja dan retensi. HCM berfokus pada penciptaan lingkungan kerja yang efisien, humanis, dan berkembang.

Tugas Human Resource dalam Human Capital Management

Semua itu tidak terlepas dari peran dan kewajiban seorang human resource yang menyusun rancangan manajemen sumber daya manusia yang efektif dan bisa diterima oleh seluruh anggota perusahaan. 

Sebuah perusahaan akan memberikan wewenang bagi human resource untuk merancang pengelolaan sumber daya manusia yang efektif. Berikut ini adalah tugas-tugas yang harus dijalankan oleh seorang human resource dalam mendesain human capital management.

1. Observing

Observing adalah tahapan awal dari tugas-tugas human resource dalam merancang sebuah human capital management. Dalam tahapan ini, human resource ditugaskan untuk mengamati lingkungan kerja dan sumber daya manusia setiap divisi.

Pada tahapan ini umumnya human resource akan melakukan wawancara atau memberikan survei kepada setiap karyawan dan direksi di semua divisi. Hal ini bertujuan untuk mengetahui potensi dan masalah yang ada pada setiap anggota perusahaan.

2. Problem Mapping

Kemudian, apabila human resource sudah mengetahui setiap masalah yang ada pada lingkungan kerja suatu perusahaan, maka mereka akan memetakan setiap masalah yang terjadi menjadi satu masalah besar yang dapat diselesaikan dengan satu solusi yang efektif.

Melalui problem mapping, tim human resource akan mengetahui apakah masalah-masalah yang ada pada setiap divisi atau bahkan setiap karyawan memiliki keterkaitan atau tidak.

3. Analyzing

Setelah memetakan masalah maka tim HR akan menganalisa apa penyebab dan faktor-faktor yang memunculkan masalah pada sumber daya manusia tersebut. Misalnya tim human resource suatu perusahaan menemukan bahwa karyawannya sering terlambat bekerja.

Maka yang harus dilakukan oleh mereka adalah melihat segala faktor yang menjadi potensi dari masalah tersebut. Misalnya mengkaji ulang sistem presensi karyawan, atau mengkaji jadwal masuk setiap karyawan dan jam kerja.

4. Decision Making

Kemudian setelah ditemukan sumber masalah dan penyebab dari masalah yang ada pada sumber daya manusia, tim HR akan memutuskan tindakan apa yang tepat untuk sumber daya manusia perusahaan tersebut.

Misalnya seorang karyawan memiliki track record yang baik dalam bekerja. Maka perusahaan harus mengambil keputusan yang tepat untuk karyawan itu. Seperti misalnya memberikan pelatihan keterampilan baru dan lain sebagainya.

5. Supervising

Masuk pada tahap terakhir yaitu supervising atau pemantauan dimana tim human resource akan mengamati konsep dan sistem human capital management yang sudah diputuskan dan dikaji secara mendalam melalui tahapan-tahapan sebelumnya.

Umumnya dilakukan pada satu periode tertentu seperti satu bulan atau satu tahun. Pemantauan ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh apa keberhasilan dari sistem manajemen human capital yang sudah dirancang. 

Apabila sistem HCM yang dirancang berhasil dan berjalan dengan baik, maka tim HR akan meneruskan sistem tersebut dan mengembangkannya menjadi semakin baik. Dan apabila kurang berhasil maka tim HR harus mengkaji ulang mulai tahapan awal.

Fungsi Human Capital Management pada Perusahaan

Ada berbagai macam fungsi dari penerapan human capital management yang baik pada kelangsungan perusahaan. Berikut adalah fungsi human capital management yang umum.

1. Akuisisi (Acquisition)

Contoh penerapan fungsi akuisisi adalah dengan rekrutmen tenaga kerja baru, seperti menarik, menyeleksi, dan merekrut calon karyawan terbaik sesuai kebutuhan perusahaan.

2. Pengembangan (Development)

Fungsi pengembangan adalah meningkatkan skill, keterampilan dan pengetahuan karyawan agar mampu beradaptasi dengan perubahan dan berkinerja optimal. Contohnya dengan workshop.

3. Manajemen Kinerja (Performance Management)

Menetapkan target kinerja dan mengevaluasi pencapaian karyawan secara berkala.

4. Kompensasi dan Benefit

Memberikan gaji, tunjangan, dan penghargaan sesuai kinerja dan kontribusi karyawan.

5. Hubungan Industrial (Industrial Relations)

Membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan karyawan. Seperti adanya refreshing dan rekreasi karyawan perusahaan.

6. Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)

Menjamin lingkungan kerja yang aman dan sehat bagi karyawan. Dalam hal ini tim human resource dapat mengadakan konseling yang dilakukan secara berkala terkait kinerja dan lingkungan karyawan kepada setiap karyawan.

Demikian penjelasan artikel ini terkait human capital management beserta konsep dan fungsinya. Human capital management merupakan sebuah sistem yang harus dipahami oleh setiap perusahaan demi terciptanya lingkungan kerja yang sehat dan nyaman.

Untuk membantu proses pengembangan karier dan kinerja dari setiap karyawan, kami menawarkan paket aplikasi untuk menunjang tim HR dalam proses asesmen karyawan dengan learning management system dari Sekawan Media.

Salah satu implementasi dalam human capital management yang baik adalah pembuatan aplikasi website yang solutif bagi karyawan perusahaan. Sekawan Media menyediakan pengembangan aplikasi custom untuk berbagai industri yang membantu perusahaan Anda. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

Copied To Clipboard

Bagikan Ke: