You are here:

Apa itu CMS? Kenali Lebih Dalam Mengenai Fungsi, Macam, dan Manfaatnya

Share:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
cms adalah

Apakah anda berkeinginan untuk membuat sebuah situs sendiri tanpa perlu mengenal bahasa pemrograman lebih detail dan menyewa jasa programmer? Jika anda ingin membuat website sederhana dengan tampilan yang menarik, maka CMS adalah solusinya. Jika anda belum mengenal apa itu CMS, pada artikel kali ini kami akan membahas lebih dalam mengenai penggunaan dan apa hubungannya dengan sebuah manajemen konten. 

Tentunya, anda sering melihat berbagai fitur dan konten yang disajikan dalam sebuah situs atau website dalam mesin pencari. Nah, CMS juga mampu untuk mengelola dan membuat berbagai fitur dan halaman dalam situs tersebut. Anda dapat mulai mempraktekkannya setelah memahami konsep dan tujuan dari pengembangannya.

Pengertian CMS

Content Management System atau biasa disingkat dengan CMS adalah sistem perangkat lunak yang digunakan untuk mengatur dan membuat berbagai konten pada website. Contohnya adalah website company profile, blog, forum, landing page, dan lain sebagainya. 

Sistem manajemen konten merupakan salah satu solusi yang cocok bagi anda yang ingin mengembangkan situs tanpa harus belajar lebih dalam mengenai bahasa pemrograman. Tidak perlu khawatir, anda tetap bisa untuk mengeksplor dan dapat membangun website sesuai dengan kebutuhan anda dan tidak kalah dengan tampilan sebuah website menggunakan proses coding.

Di dalam sistem manajemen konten juga memiliki dua elemen dengan masing – masing fungsi yang berbeda, pertama adalah CDA (Content Delivery Application) yang digunakan untuk meng –update konten dari pemilik situs sebelumnya. Dan Kedua adalah CMA (Content Management Application) yang memiliki fungsi untuk mengelola dan mengatur konten yang ingin anda buat. 

Fungsi CMS

Memiliki fungsi utama untuk dapat mengelola dan mengembangkan konten secara lebih fleksibel, mudah, dan cepat. Sebagai sebuah platform, CMS juga memberikan berbagai kemudahan bagi pengguna untuk dapat mengeksplorasi lebih dalam mengenai konten yang dimuat dalam website tersebut.

Kemudahan dalam sistem pengelolaan konten ini meliputi proses penyortiran artikel atau blog yang lebih mudah dan cepat. Anda hanya perlu untuk fokus dengan pembuatan konten dan terkait dengan pengembangan dan struktur layout sendiri telah disediakan secara default oleh CMS.

Fungsi CMS selanjutnya adalah mampu untuk menjaga kualitas dari desain dan tampilan website. Hal yang sangat diperhatikan agar setiap pengunjung dari website mendapatkan pengalaman dari sisi tampilan dan penggunaannya. Fungsi dari desain website agar tampilan lebih menarik, interaktif, dan tidak membuat pembaca merasa bosan ketika membaca konten artikel. 

Fungsi CMS terakhir adalah memiliki fitur untuk hak akses sebagai administrator yang mengatur proses pengelolaan dan manajemen konten dalam website. Dalam beberapa website yang sering anda temui tidak menyediakan akses untuk administrator. Lain cerita jika anda menggunakan sistem manajemen konten yang menyediakan fitur secara gratis kepada penggunanya. 

Macam – Macam CMS

Terdapat beberapa macam aplikasi CMS yang dapat anda gunakan secara gratis maupun berbayar. Tentunya setiap aplikasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing – masing dari segi fitur dan penggunaannya.

      1. WordPress

WordPress merupakan salah satu aplikasi open source yang termasuk ke dalam CMS yang paling banyak digunakan di dunia. WordPress digunakan sebagai blog engine yang yang menggunakan bahasa pemrograman PHP dan sistem basis data MySQL. 

WordPress CMS adalah perangkat lunak yang mendukung sistem pengelolaan konten pada website. Dengan menggunakan WordPress, anda dapat memanajemen berbagai aktivitas konten mulai dari pembuatan dokumen, desain, hingga proses perilisan artikel terbaru.

Keuntungan dari penggunaan WordPress CMS adalah memiliki fitur plugin untuk mengembangkan tampilan dan mendukung proses optimasi situs web. Kemudian, terdapat fitur templates untuk memudahkan user dalam membuat tampilan halaman atau section dalam website. Serta memberikan kemudahan dalam proses import data. 

Baca juga: Langkah Mudah Membuat Website Company Profile

      2. Drupal

Drupal merupakan aplikasi open source yang tergolong dalam CMS, meskipun penggunaanya masih sangat sedikit apabila dibandingkan dengan WordPress. Proses instalasi dari drupal sama dengan aplikasi CMS yang lain. 

Kelebihan dari Drupal CMS adalah dari sisi keamanan yang sangat diperhatikan oleh pengembang Drupal. Kemudian, mudah untuk digunakan dalam penyusunan konten dan bersifat fleksibel. Untuk versi terbaru dari Drupal, telah mengalami berbagai perubahan dari segi optimasi CSS, JavaScript, dan perbaikan cache.

Baca juga: Drupal Adalah: Pengertian, Fungsi, dan Keunggulan yang Dimiliki

      3. Joomla

Joomla merupakan salah satu bentuk sistem manajemen konten yang cukup banyak digunakan oleh pengembang website di dunia jika dibandingkan dengan Drupal. Paket dari Joomla dibuat terpisah sehingga mudah digunakan dan memiliki berbagai jenis plugin dan tema seperti pada WordPress.

Joomla juga menerapkan prinsip model – view – controller sama seperti prinsip pengembangan perangkat lunak berbasis website pada umumnya. Keunggulan dari Joomla CMS adalah terletak pada sistem manajemen user yang tersistem. Sehingga, proses pembuatan konten seperti blog, artikel atau laman situs dapat dilakukan dengan cepat dan fleksibel. 

Kelebihan dari penggunaan CMS

Berikut ini yang termasuk dalam kelebihan dari CMS adalah sebagai berikut:

  1. Memudahkan dalam pembuatan dan manajemen konten.
  2. Dalam membuat website menggunakan CMS, tidak memerlukan penggunaan bahasa pemrograman yang dominan.
  3. Menggunakan berbagai macam plugin dan ekstensi untuk pembuatan halaman situs.
  4. Mempunyai fitur dalam manajemen user, yang mengatur beberapa role user, seperti administrator, editor, subscriber, author, dan lain sebagainya.
  5. Menyediakan berbagai tema desain dalam bentuk mentahan atau pre-design.
  6. Telah terintegrasi dan terhubung dengan berbagai forum, komunitas yang tersebar di berbagai negara, seperti komunitas WordPress, Slack, Drupal, dan lain – lain.
  7. Aplikasi CMS bersifat open source dan dapat diinstal secara gratis. Anda hanya perlu mempersiapkan web hosting dan domain saja untuk pembuatan sebuah website.
  8. Menyediakan artikel dan tutorial terkait dengan membangun aplikasi CMS baik secara custom, maupun profesional.

Kekurangan yang dimiliki CMS

Selain mempunyai kelebihan terkait dengan fitur dan penerapannya, CMS juga memiliki beberapa kekurangan dalam beberapa hal:

  1. Untuk penggunaan berbagai fitur tema desain yang digunakan dapat memiliki desain visual yang sama antara website satu dengan website yang lain. Meskipun dapat dikustomisasi, jika anda menggunakan template desain yang populer, maka persentase kemiripan dengan website yang menggunakan desain yang lama akan meningkat.
  2. Fleksibilitas dalam pembuatan situs masih cenderung kurang apabila dibandingkan dengan proses pengembangan aplikasi dengan menggunakan coding
  3. Dapat mempengaruhi page load website atau kecepatan suatu website. Sehingga, dapat mempengaruhi proses optimasi situs pada mesin pencari (search engine).

Manfaat CMS 

Setelah mengetahui kelebihan dan kelemahan, selanjutnya masuk pada pembahasan mengenai manfaat CMS. Sehingga, untuk kedepannya anda lebih paham mengenai penggunaan sistem manajemen konten.

      1. Membantu proses bisnis

Jika anda memulai suatu bisnis dan bingung untuk mencari modal dalam memasarkan produk dari layanan bisnis anda, CMS adalah salah satu jawaban dari permasalahan tersebut. Mengapa? Dengan menggunakan sistem manajemen konten dalam pembuatan website, maka anda dapat membuat situs sendiri tanpa perlu belajar secara detail bahasa pemrograman.

Dengan membuat sebuah website, maka anda tidak perlu untuk mengeluarkan biaya terlalu besar dalam proses pemasaran produk. Anda juga dapat menggunakan berbagai fitur yang disediakan secara gratis.

      2. Mengoptimalkan fungsi kerja website

Proses optimasi ini dapat berupa pengecekan page speed, SEO, manajemen konten dan lain sebagainya. Dengan adanya berbagai ekstensi dan plugin yang disediakan, akan sangat membantu pengguna dalam menyusun berbagai konten secara lebih komprehensif.

      3. Memudahkan dalam manajemen konten

Manfaat CMS yang terakhir adalah memberikan kemudahan dalam proses manajemen konten terkait artikel, blog, portofolio, dan lain – lain. Dengan menggunakan CMS, maka anda cukup dengan membuat konten dengan manajemen yang sudah tersedia dalam sistem database-nya. Proses penulisan konten juga sangat mudah dan format penulisan seperti pada program pengolahan kata pada umumnya.

Kesimpulan

  • CMS adalah perangkat lunak yang digunakan untuk membantu proses manajemen konten dalam situs web. 
  • Macam – macam CMS populer yang sering digunakan adalah WordPress, Joomla, dan Drupal.
  • Manfaat CMS adalah mengembangan website dalam mengoptimalkan website dari segi konten lebih maksimal dari segi kualitas dan tampilan.

Sekawan Media membuka jasa pembuatan website custom di Malang. Kami juga menerima pembuatan website company profile, e-commerce, landing page dengan menggunakan WordPress, atau CMS yang lain.

Artikel Lainnya

Go to Top
scroll-top