Flowchart: Pengertian, Simbol, Fungsi, Jenis dan Contohnya

Daftar Isi
Daftar Isi
Flowchart atau diagram alir adalah suatu bentuk diagram yang digunakan untuk merepresentasikan alur kerja atau algoritma dalam proses pengembangan software.
Flowchart
Pembuatan flowchart untuk pengembangan software (Foto: Unsplash)

Flowchart atau diagram alir adalah alat yang sangat penting dalam pengembangan software yang dapat membantu para pengembang untuk membuat dan mengembangkan software dengan lebih efektif dan efisien.

Flowchart merupakan salah satu alat bantu untuk memvisualisasikan alur kerja atau proses dalam kode program secara sistematis.

Pada artikel ini, Sekawan Media akan membahas lebih detail tentang pengertian, fungsi, jenis, simbol, dan contoh sederhana penggunaannya.

Pengertian Flowchart

Jadi, apa itu flowchart? yaitu suatu bentuk diagram yang digunakan untuk merepresentasikan alur kerja atau algoritma dalam proses pengembangan software.

Dalam pengembangan software, digunakan untuk merencanakan dan memvisualisasikan urutan langkah-langkah yang diperlukan dalam pengembangan software, mulai dari analisis kebutuhan, desain, coding, hingga pengujian dan pemeliharaan.

Dengan menggunakan diagram alir, pengembang software dapat dengan mudah memahami bagaimana setiap komponen software saling berinteraksi dan memastikan bahwa semua aspek pengembangan software telah diperhitungkan secara rinci.

Hal ini dapat membantu mempercepat proses pengembangan dan meminimalkan kesalahan yang terjadi selama pengembangan software.

Fungsi Flowchart

Berikut adalah penjelasan secara detail tentang fungsinya dalam pengembangan software.

1. Memvisualisasikan Alur Proses Pengembangan Software

Dapat digunakan untuk memvisualisasikan alur proses pengembangan software, mulai dari analisis kebutuhan, perancangan, pengkodean, pengujian, hingga implementasi.

2. Membantu dalam Merancang Arsitektur Software

Dalam tahap perancangan, dapat membantu dalam merancang arsitektur software dan mengidentifikasi modul-modul yang dibutuhkan untuk membangun software yang sesuai dengan kebutuhan pengguna.

3. Memudahkan dalam Pemrograman

Dalam tahap pengkodean, dapat membantu memudahkan dalam pemrograman karena dapat memberikan gambaran yang jelas tentang logika program yang harus dibangun.

4. Meningkatkan Kualitas Software

Dalam tahap pengujian, dapat membantu dalam mengidentifikasi masalah atau kesalahan dalam software sehingga dapat diperbaiki sebelum software tersebut diimplementasikan.

5. Membantu dalam Dokumentasi Software

Membantu dalam dokumentasi software karena dapat memberikan gambaran yang jelas tentang alur kerja atau proses bisnis yang ada dalam software tersebut.

Dengan menggunakan diagram alir dalam pengembangan software, dapat mempermudah pemahaman tentang alur proses pengembangan software sehingga dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam pengembangan software.

Jenis Flowchart

Berikut adalah beberapa jenis diagram alir yang sering digunakan beserta penjelasan lengkapnya. Simak!

1. Flowchart Sistem

Digunakan untuk memvisualisasikan alur kerja sistem secara keseluruhan. Jenis ini cocok digunakan pada tahap analisis kebutuhan dalam pengembangan software.

2. Flowchart Program

Digunakan untuk memvisualisasikan alur kerja program secara detail dan terperinci. Jenis ini dapat digunakan pada tahap pengkodean dalam pengembangan software.

3. Flowchart Prosedur

Digunakan untuk memvisualisasikan alur kerja prosedur dalam sebuah program. Jenis yang satu ini, dapat digunakan pada tahap pengkodean dalam pengembangan software.

4. Flowchart Data

Digunakan untuk memvisualisasikan alur kerja data dalam sebuah program atau sistem. Jenis diagram alir yang satu ini, cocok digunakan pada tahap perancangan dalam pengembangan software.

5. Flowchart Dokumen

Digunakan untuk memvisualisasikan alur kerja dokumen dalam sebuah sistem atau program. Jenis ini cocok digunakan pada tahap dokumentasi dalam pengembangan software.

Dengan memahami jenis-jenis flowchart, kamu dapat memilih jenis yang tepat untuk digunakan pada setiap tahap dalam pengembangan software.

Hal ini dapat membantu meningkatkan efisiensi dan produktivitas dalam pengembangan software sehingga dapat menghasilkan software yang berkualitas.

Baca Juga: Mengenal Apa itu Prototype, Contoh, Manfaat, Tujuan dan Tahapan Prototype

Simbol Flowchart

Simbol flowchart
Simbol diagram alir (Foto: dok. pribadi)

Diagram alir menggunakan simbol-simbol khusus untuk menggambarkan langkah-langkah atau tindakan dalam proses tersebut. Berikut ini adalah beberapa simbol flowchart dan fungsinya.

1. Terminal

Simbol terminal adalah simbol oval yang menunjukkan awal atau akhir dari suatu proses. Simbol ini sangat penting karena memberikan titik awal dan titik akhir dari proses yang dijelaskan dalam diagram, dan digunakan untuk memulai atau mengakhiri alur proses.

2. Process

Simbol kotak atau proses, digunakan untuk menandai langkah atau tindakan dalam proses tersebut. Biasanya tindakan ini melibatkan pengambilan keputusan atau operasi matematika.

3. Decision

Simbol berbentuk belah ketupat atau decision, digunakan untuk menandai keputusan yang harus diambil dalam proses tersebut. Pilihan yang tersedia biasanya hanya dua, yaitu yes atau no.

4. Off-page References

Simbol Off-page References adalah simbol yang digunakan untuk menghubungkan dua halaman atau lembar flowchart yang berbeda.

Simbol ini dapat membantu dalam menggambarkan proses yang kompleks dan panjang dengan lebih mudah.

Simbol ini digunakan ketika proses yang dijelaskan membutuhkan lebih dari satu lembar flowchart dan memungkinkan pembaca untuk melihat seluruh alur proses yang diperlukan.

5. Manual Input

Simbol manual input membantu dalam menggambarkan alur masukan dari pengguna dan memudahkan pemahaman tentang bagaimana data masukan tersebut digunakan dalam proses yang dijelaskan.

6. Input

Simbol yang menunjukkan input atau masukan yang diperoleh dari luar sistem atau proses. Simbol input membantu dalam menggambarkan alur masukan dari sumber eksternal dan memudahkan pemahaman tentang bagaimana data masukan tersebut digunakan dalam proses yang dijelaskan.

7. Predefined Process

Simbol yang menunjukkan proses atau tindakan yang telah ditentukan sebelumnya dan sering digunakan dalam proses yang sama atau serupa.

Simbol predefined process membantu dalam menggambarkan proses atau tindakan yang sering digunakan dan memudahkan pemahaman tentang bagaimana proses tersebut bekerja dalam konteks yang lebih luas.

8. Database

Simbol yang menunjukkan penyimpanan data dalam sistem atau proses dan digunakan untuk merepresentasikan tempat atau lokasi penyimpanan data dalam suatu sistem atau database.

9. Manual Operation

Simbol ini menunjukkan operasi atau tindakan yang dilakukan secara manual oleh manusia dalam suatu sistem atau proses. Umumnya, digunakan untuk merepresentasikan tindakan atau operasi yang membutuhkan intervensi manusia dalam suatu sistem atau prosedur.

10. Document

Simbol document adalah simbol yang menunjukkan dokumen atau data tertentu dalam suatu sistem atau proses.

Simbol ini digunakan untuk merepresentasikan dokumen, catatan, atau data yang berhubungan dengan proses atau sistem yang sedang dijelaskan.

11. Delay

Simbol delay membantu dalam menggambarkan penundaan atau waktu tunggu dalam suatu sistem atau proses.

12. On-page References

Simbol ini digunakan untuk merepresentasikan keterkaitan antara dua halaman atau bagian dalam flowchart yang terpisah namun masih pada lembar flowchart yang sama.

13. Alternate Process

Simbol alternate process adalah simbol yang menunjukkan proses atau langkah alternatif dalam suatu sistem atau proses jika suatu kondisi tertentu terjadi.

14. Data

Simbol data adalah simbol yang menunjukkan input atau output data dalam suatu sistem atau proses.

Simbol ini biasanya berbentuk segiempat dengan sudut tumpul pada setiap sisinya dan digunakan untuk merepresentasikan data yang diperlukan atau dihasilkan dalam suatu proses atau sistem.

15. Merge

Simbol merge adalah simbol yang menunjukkan penggabungan atau konvergensi dua atau lebih jalur atau alur dalam suatu sistem atau proses menjadi satu jalur atau alur tunggal.

16. Preparation

Simbol preparation adalah simbol yang menunjukkan persiapan atau pemrosesan awal sebelum masuk ke proses utama dalam suatu sistem atau proses.

17. Flow Line

Terakhir, simbol flow line yaitu garis yang menghubungkan simbol-simbol dalam flowchart dan menunjukkan arah aliran proses atau data.

Simbol ini membantu dalam menyajikan alur proses secara visual dan memudahkan pemahaman tentang bagaimana setiap simbol dan proses saling terkait dan berinteraksi satu sama lain.

Dalam diagram alir, simbol-simbol tersebut digunakan secara berurutan untuk merepresentasikan proses yang ada.

Setiap simbol memiliki arti dan fungsi tertentu, sehingga dapat membantu dalam memahami alur proses dan memudahkan dalam membuat suatu sistem atau prosedur.

Baca Juga : Software Development dan Metode Pengembangan Perangkat Lunak

Contoh Flowchart

Sebuah flowchart juga dapat digunakan untuk memvisualisasikan algoritma, terlepas dari kompleksitasnya.

Berikut adalah contoh gambar flowchart yang menunjukkan penggunaannya untuk menunjukkan proses perhitungan keuntungan dan kerugian.

Contoh penggunaan flowchart
Contoh Penggunaan Diagram Alir (Foto: dok. pribadi)

Pembahasan:

  • Dimulai dengan pengguna yang menginputkan data berupa nilai pemasukan
  • Kemudian pengguna menginput data yang berupa nilai pengeluaran
  • Apakah nilai pendapatan lebih besar dari pengeluaran?
  • Jika Yes, maka hitung nilai Keuntungan dengan rumus Pendapatan – Pengeluaran
  • Print “Keuntungan”
  • Jika No, maka hitung nilai Kerugian dengan rumus Pengeluaran – Pendapatan
  • Print “Kerugian”
  • Selesai.

Sekawan Media menawarkan paket jasa pembuatan aplikasi berbasis web untuk memaksimalkan produktivitas kerja bisnis Anda.

Sumber:

  1. Flowcharts in Programming – Applications & Best Practices
  2. Types of Flowcharts | Flow Chart And Its Functions

Copied To Clipboard

Bagikan Ke: