• LAYANAN

      Melayani berbagai kebutuhan pembuatan aplikasi dan website yang menjangkau area UMKM hingga bisnis berskala Enterprise.

      Sistem Monitoring Internal Audit MIND ID
      MIND ID
      2022
      Aplikasi SMSCrops Syngenta
      PT Syngenta Seed Indonesia
      2018
  • TENTANG KAMI
  • PORTOFOLIO
  • KARIR
  • BERITA & INFORMASI
  • HUBUNGI KAMI

Ketahui Apa itu Copywriting, Manfaat, Jenis dan Cara Menarik Membuatnya

Daftar Isi
Daftar Isi
Copywriting adalah salah satu teknik tulisan dalam mengajak dan mempengaruhi seseorang untuk membeli dan menggunakan jasa yang ditawarkan. Terdiri dari beberapa jenis yang tulisan yang memilki fungsi dan tujuan tertentu seperti marketing copywriting yang memiliki tujuan dalam meningkatkan penjualan.

Untuk membuat sebuah website yang memiliki performa baik dan berkualitas, tidak hanya dilihat dari faktor pengembangan produknya saja, namun juga memperhatikan konten yang dihasilkannya dari copywriting. Apakah anda sudah tahu apa itu copywriting? Jika belum tahu, copywriting adalah salah satu pekerjaan yang sedang trend dan dibutuhkan oleh banyak perusahaan digital marketing saat ini. 

Sebelumnya, apabila anda biasanya atau sering melihat dan membaca sebuah artikel, blog, atau landing page website, maka anda tentu akan melihat berbagai konten yang disajikan di dalamnya. Mulai dari tulisan, gambar, video, dan lain – lain. Namun apakah anda menyadari, bahwa dalam membuat berbagai konten tersebut ada pihak penting yang terlibat di dalamnya. Nah, kami akan memberikan informasi mengenai pekerjaan tersebut. 

Apa Itu Copywriting

Apa itu copywriting
Copywriting © Freepik

Copywriting adalah salah satu teknik dalam penulisan yang digunakan supaya tulisan yang dibuat tersebut dapat mempengaruhi tindakan pembacanya sesuai dengan tujuan dari tulisan tersebut. Lebih mudahnya, ketika seseorang membuat sebuah tulisan, maka tulisan tersebut dapat menarik minat dari pembaca untuk membaca konten tersebut.

Pekerjaan ini tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan penulisan pada website saja, tetapi anda dapat menjumpai dalam berbagai bidang, seperti iklan, blog, artikel, majalah, koran, dan media lainnya. Harapannya, dengan adanya tulisan atau konten yang dibuat, maka dapat menarik minat pembaca dan mengarahkan pembaca tersebut untuk melakukan tindakan yang diinginkannya, dalam hal ini lebih mengarah pada peningkatan keuntungan dari sisi bisnis.

Perbedaan Copywriting dengan Content Writing

Copywriting dan content writing adalah dua bentuk penulisan yang berbeda, meskipun keduanya berhubungan dengan menghasilkan teks untuk tujuan pemasaran atau informasi. Berikut ini terdapat beberapa informasi detail terkait perbedaan dari kedua pekerjaan tersebut.

1. Tujuan

  • Copywriting: Menghasilkan teks yang persuasif dan menggugah emosi dengan fokus pada tujuan pemasaran, seperti penjualan produk atau jasa.
  • Content Writing: Menyediakan informasi yang bernilai dan relevan kepada audiens dengan tujuan memberikan pengetahuan atau memecahkan masalah mereka.

2. Fokus

  • Copywriting: Membuat pesan yang persuasif yang memungkinkan audiens untuk melakukan tindakan selanjutnya. Pekerjaan ini cenderung menggunakan teknik persuasif seperti penawaran khusus, kata-kata kuat, dan penggunaan bahasa yang membangkitkan emosi.
  • Content Writing: Memberikan informasi yang berguna dan bermanfaat. Content writing lebih berfokus pada memberikan nilai kepada audiens melalui konten yang mendalam, informatif, dan terstruktur.

3. Gaya Kepenulisan

  • Copywriting: Cenderung menggunakan gaya penulisan yang lebih persuasif, singkat, padat, dan langsung ke tujuan. Penggunaan kalimat pendek, paragraf singkat, dan kata-kata yang kuat adalah umum dalam penulisan copy. 
  • Content Writing: Content writing memiliki gaya penulisan yang lebih informatif, eksplanatif, dan menawarkan penjelasan yang lebih mendalam. Gayanya lebih santai, terperinci, dan cenderung menggunakan kalimat dan paragraf yang lebih panjang..

4. Pemasaran

  • Copywriting: Umumnya digunakan dalam iklan, brosur, email pemasaran, halaman penjualan, dan teks-teks promosi lainnya. Fokusnya adalah untuk mendorong tindakan spesifik dari audience.
  • Content Writing: Umumnya digunakan dalam konten seperti blog, artikel, product knowledge, ulasan produk, dan konten situs web. Tujuannya adalah untuk memberikan informasi yang berguna kepada audiens dengan tujuan membangun hubungan jangka panjang.

Meskipun ada perbedaan dalam pendekatan dan tujuan utama, copywriting dan content writing sering kali saling melengkapi dalam strategi pemasaran digital. Keduanya penting untuk mencapai keberhasilan dalam mempengaruhi dan berinteraksi dengan audiens Anda.

Jenis-Jenis Copywriting

Terdapat beberapa jenis penulisan copy yang perlu anda ketahui yang terbagi sesuai dengan bidang pekerjaan masing – masing, diantarnya adalah sebagai berikut:

1. Brand Copywriting

Memiliki tugas untuk dapat menyampaikan pesan kepada pembaca dapat mengenalkan sebuah brand atau merek perusahaan. Tujuan dari brand copywriting adalah lebih fokus ke arah bisnis dan dapat memperkenalkan produk atau layanan dari sebuah perusahaan. Contohnya adalah pada pembuatan halaman “tentang kami” dan pada logo atau poster.

2. Marketing Copywriting

Tujuan dari marketing copywriting adalah mampu membuat tulisan untuk meningkatkan pemasaran, penjualan produk dan solusi dari sebuah perusahaan ataupun organisasi. Contoh dari penerapannya adalah email marketing, dan konten dalam menu layanan.

Baca Juga: Meningkatkan Strategi Bisnis dengan Content Marketing

3. Direct Response Copywriting

Kemudian, direct response copywriting memiliki tugas untuk membuat sebuah konten yang di dalamnya bertujuan untuk mendapatkan respon secara langsung dari konsumen / pembaca. Dan tujuan akhir direct response copywriting adalah untuk dapat mengarah pada tombol CTA (Click To Action). Contohnya adalah pada landing page, iklan media sosial, menu beranda (Homepage).

4. Technical Copywriting

Technical Copywriting adalah jenis yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai prosedur penggunaan produk. Contoh penerapannya adalah dalam bidang kesehatan, pendidikan, bisnis, informasi dan komunikasi.

5. SEO Copywriting

Dan yang terakhir adalah SEO copywriting yang memiliki tugas untuk membuat tulisan untuk dapat mengoptimalkan sebuah website di mesin pencari (Search Engine). Dalam praktiknya juga harus memperhatikan aturan dan kaidah SEO yang benar.

Teknik Copywriting

Kami akan menjelaskan salah satu teknik yang banyak digunakan oleh seorang copywriting dalam mengerjakan tugas yang dimilikinya. Teknik ini sering kita sebut sebagai metode AIDA (Attention, Interest, Desire, Action).

1. Attention (perhatian)

Dalam membuat sebuah copy, maka hal yang perlu adalah tulisan atau copy yang kita buat dapat menarik perhatian dari pembaca atau konsumen. Sehingga, konsumen yang kita sasar dapat mengetahui maksud dan tujuan penyampaian konten. 

2. Interest (menarik)

Setelah pembaca mulai tertarik dengan tulisan yang dibuat buat, maka anda harus membuat tulisan atau copy yang dapat meningkatkan minat untuk membaca lebih dalam lagi. Konten yang harus anda buat harus menarik dan tidak membuat pembaca merasa bosan.

3. Desire (keinginan)

Selanjutnya, hal yang harus anda perhatikan adalah membuat pembaca lebih tertarik secara emosi dan logika. Tahap ini lebih dalam daripada proses interest. Anda harus dapat memainkan kedua hal tersebut agar dapat meningkatkan kemungkinan pembaca untuk lebih tertarik dengan copy yang anda sajikan.

4. Action (tindakan)

Tahap terakhir adalah pembaca melakukan tindakan sesuai dengan tulisan yang anda buat. Biasanya, fitur yang ditambahkan adalah tombol CTA untuk diarahkan pada menu atau produk selanjutnya. Tahap ini banyak digunakan pada proses penjualan, pembelian, pembuatan akun, dan lain sebagainya.

Langkah Membuat Copywriting yang Menarik

Kami akan memberikan tips dan cara membuat copy yang benar dan tepat sehingga dapat menarik. Sehingga, dalam membuat sebuah copy, anda dapat memperhatikan berbagai hal terlebih dahulu dan tujuan yang diharapkan dapat tercapai.

1. Melakukan research competitor

Sebelum membuat sebuah copy, anda perlu memastikan dan melakukan riset mengenai kompetitor yang menjadi pesaing bisnis anda. Kami analogikan seperti ketika anda pergi mendaki gunung, anda harus memastikan membawa kebutuhan yang tepat untuk dapat mendaki gunung sama dengan wisatawan yang lain. 

Riset kompetitor ini sangat penting untuk melihat tingkat keberhasilan awal dalam memulai bisnis anda. Serta, untuk memastikan lingkungan, dan pesaing bisnis anda secara nyata.

2. Memahami maksud dan tujuan dari produk

Kemudian, anda juga harus memperhatikan maksud dan tujuan dari produk yang akan anda tambahkan copy di dalamnya. Pastikan jika tulisan yang anda buat telah sesuai dengan tujuan dan konteks bisnis yang ingin dicapai. 

3. Menentukan headline yang tepat

Selanjutnya, anda juga perlu memperhatikan bagian headline atau judul yang akan anda tulis pada sebuah artikel, blog, dan lain – lain. Headline juga merupakan faktor penting yang biasanya dilihat oleh para pembaca. Jika judul yang anda buat menarik, maka akan meningkatkan kemungkinan konsumen untuk membaca tulisan anda.

4. Menulis copy yang berkualitas dan sesuai fakta

Copy yang akan dibuat juga harus memperhatikan kualitas dan sesuai dengan fakta. Konsumen akan sangat puas dan percaya pada produk yang dikembangkan apabila copy yang dibuat memang sesuai dengan kondisi produk yang ada. Jangan terlalu melebih – lebihkan produk atau layanan dalam membuat sebuah copy. Anda perlu untuk mengatur dan menyesuaikan setiap tulisan yang dibuat. 

5. Mengakhiri copy dengan kalimat yang persuasif

Dan cara terakhir yang harus anda perhatikan adalah menggunakan kalimat yang lebih persuasif. Setelah anda menyampaikan produk anda secara jelas, maka langkah selanjutnya adalah memberikan tulisan yang dapat mempengaruhi minat dan tindakan pembaca selanjutnya. Sehingga, pembaca tidak akan bosan dengan konten yang disajikan.

Manfaat Copywriting untuk Bisnis Anda

Berikut ini adalah beberapa manfaat copywriting untuk bisnis Anda:

1. Menarik Minat Customer

Penulisan copy yang efektif dapat memikat perhatian audiens dan membuat mereka tertarik dengan produk atau layanan yang Anda tawarkan. Hal ini membantu menciptakan kesan pertama yang baik dan meningkatkan kemungkinan konversi.

2. Meningkatkan Konversi

Copy yang persuasif dan menggugah emosi dapat mempengaruhi keputusan pembelian. Dengan menggunakan teknik copywriting yang tepat, Anda dapat meningkatkan tingkat konversi dan meningkatkan penjualan produk atau layanan Anda.

3. Membedakan Diri dari Pesaing

Dalam pasar yang kompetitif, copywriting yang unik dan menarik dapat membantu Anda membedakan diri dari pesaing. Dengan menonjolkan keunikan produk atau layanan Anda, Anda dapat menarik perhatian pelanggan potensial dan membangun hubungan yang lebih kuat dengan mereka.

4. Meningkatkan Kesadaran Merek

Copywriting yang efektif dapat membantu meningkatkan kesadaran merek Anda. Dengan menyampaikan pesan yang konsisten dan menggugah minat, Anda dapat memperluas jangkauan merek Anda dan menjadi lebih dikenal di pasar.

4. Mempengaruhi Keputusan Pembelian

Copywriting yang persuasif dapat mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan. Dengan menggunakan teknik penulisan yang tepat, seperti membuat penawaran yang menarik, mengutamakan manfaat produk, atau menunjukkan kebutuhan yang bisa dipenuhi, Anda dapat mempengaruhi customer untuk mengambil tindakan.

Kesimpulan

  • Copywriting adalah salah satu teknik dalam sebuah penulisan yang digunakan untuk menarik minat pembaca agar melakukan tindakan sesuai dengan tulisan tersebut. 
  • Teknik copywriting yang sering digunakan adalah AIDA. Ada empat tahap yang harus diperhatikan, pertama adalah perhatian, kedua adalah menarik, ketiga adalah keinginan, dan tahap terakhir adalah aksi atau tindakan.
  • Dalam membuat copy yang perlu anda perhatikan adalah melakukan riset terhadap kompetitor dan memahami tujuan dan mengenalkan produk dengan tulisan yang berkualitas, dan persuasif. Jenis copy yang sering digunakan adalah SEO copywriting

Sekawan Media membuka jasa pembuatan website untuk membantu optimalisasi situs di SERP Google. Serta, mengembangkan tampilan profesional dengan pendekatan dari sisi user centered.

Copied To Clipboard

Bagikan Ke: